Kodim 1605/Belu Gelar Apkowil Tingkatkan Kualitas Prajurit
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dalam meningkatkan kualitas prajurit, Kodim 1605/Belu menggelar kegiatan peningkatan kemampuan Apkowil triwulan IV tahun anggaran 2020 bertempat di kolam Tirta, Koramil 01/Kota, Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Senin (23/11).
Adapun tema, melalui kegiatan peningkatan kemampuan Apkowil tersebar kita tingkatkan profesionalisme Apkowil dalam mengimplementasikan kegiatan Binter pada tatanan kehidupan baru (New Normal). Kegiatan berlangsung selama lima hari kedepan.
Tujuan kegiatan Katpuan Apkowil guna membekali serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan personil aparat komando kewilayahan dalam pelaksanaan Binter. Sehingga diperoleh kesamaan pola pikir dan kemampuan dalam mendeteksi mengenali menganalisa serta mengambil tindakan terhadap perubahan dan perkembangan dinamika di wilayah guna wujudkan kekuatan wilayah pertahanan aspek darat yang tangguh.
Hadir dalam kegiatan itu, Dandim 1605/Belu Letkol Inf Wiji Untoro, Kasdim 1605/Belu Mayor Inf Ery Ninu, Pasi Wanwil Korem 161/Ws Mayor Inf Pieter M. Untayana, Para Perwira Staf Jajaran Kodim 1605/Belu, Para Danramil Jajaran Kodim 1605/Belu, Para Babinsa Koramil Jajaran Kodim 1605/Belu serta Staf ter Korem 161/Ws.
Menurut Dandim 1605/Belu Letkol Inf Wiji Untoro, sesuai dengan judul kegiatan peningkatan kemampuan Apkowil, berarti setelah selesai kegiatan ini harus ada peningkatan kemampuan kerja dari para Babinsa dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan wilayah.
“Babinsa jangan menyerah dengan keadaan yang ada baik itu terkendala karna cuaca atau jaringan, hal ini merupakan tanggungjawab Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD,” tegas dia.
Sementara itu, Pasi Wanwil Korem 161/Ws Mayor Inf Pieter M. Untayana mengatakan, kegiatan ini rutin setiap tahun dilaksanakan, artinya segala sesuatu yang kita dapatkan dalam kegiatan ini sudah melekat dan harus ada peningkatan setiap tahunnya.
“Sebagai aparat kewilayahan kita harus bergerak maju seiring dengan perputaran waktu, jadi kalau misalnya kita masih berjalan dengan waktu maka kita akan ketinggalan ini menjadi catatan penting buat kita semua rekan-rekan sekalian,” ungkap Pieter.
Dikatakan, menjadi aparat wilayah itu membuat kita selalu berpikir dengan keadaan yang seperti begini, bagaimana kita berpikir apa yang bisa kita upayakan bagi kehidupan kita dan bagi kehidupan orang lain disekitarny.
“Makanya kegiatan peningkatan kemampuan aparat komando kewilayahan ini menjadi begitu penting disampaikan secara terus-menerus supaya kemudian dapat menyikapi perkembangan situasi dan kondisi wilayah saat ini,” ucap dia.
Diimbau, menghadapi Pemilu Pilkada yang akan kita laksanakan di bulan Desember tanggal 9 di mana untuk Kodim Belu ada dua Kabupaten, Belu dan Malaka. “Oleh karena itu netralitas itu betul-betul kita junjung tinggi,” pesan Pieter.
Lanjut Pieter, menyikapi juga perkembangan-perkembangan situasi yang lain yang sementara ini terjadi di negara kesatuan Republik Indonesia juga merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab kita diantaranya radikalisme, bahaya laten komunis dan potensi-potensi yang bisa menjadi alasan negara ini terpecah belah.
“Segala sesuatu yang akan menjadi potensi bagi timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan di wilayah itu bisa kita antisipasi melalui kegiatan peningkatan kemampuan aparat komando kewilayahan yang dilaksanakan ini,” ujar Pieter.
Untuk diketahui pemateri dalam kegiatan Katpuan Apkowil Triwulan IV TA. 2020 yakni, Danramil 1605-02/Atapupu Mayor Czi Manuel Fernandes dengan materi Sikap Ter dan Danramil 1605-04/Betun Mayor Inf Achmad Haryono dengan materi Metode Binter.

