Laka Lantas di Atapupu, Dua Pengendara Motor Tewas

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dua orang pengendara sepeda motor tewas kecelakaan lalu lintas di jalur Atapupu, Kakuluk Mesak jurusan menuju Mota’ain, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL.

Adapun dua warga, Agustinho Cairo (44) dan Fransiskus Siku (67) asal Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak tewas ditempat setelah sepeda motor Honda Revo yang dikendarai bertabrakan dengan sebuah mobil Truk, Sabtu sore (24/10/2020).

Korban meninggal dunia adalah pengendara sepeda motor dan penumpang yang dibonceng. Sementara itu pengemudi oto mobil dalam keadaan selamat.

Kapolres Belu Belu, AKBP Khairul Saleh melalui Kasat Lantas Polres Belu, AKP Ruliyanto J.P. Pahroen mengatakan, peristiwa kecelakaan itu persis terjadi jalan raya jurusan Atapupu-Motaain.

Jelas dia bahwa, kejadian kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa dua orang pengendara motor itu tepatnya di jalur tikungan di Dusun Abat, Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu.

Dikisahkan, kronologis laka lantas bermula dari, sepeda motor, warna merah hitam, tanpa plat dikendarai Agustinho Cairo dengan memuat penumpang Fransiskus Siku bergerak dari arah Atapupu menuju Motaain.



Sesampai di jalur tikungan lokasi kejadian sepeda motor bertabrakan dengan mobil toyota dump truck yang bergerak dari arah berlawanan dari jalur Mota’ain ke Atapupu warna merah, tanpa plat itu dikemudikan Paulus Ikung Samara.

Lanjut Rully, dari hasil olah TKP, mobil truck yang dikemudikan Paulus Ikung Samara terlalu masuk ke jalur kanan dan saat bersamaan muculah sepeda motor dari arah berlawanan sehingga tabrakan tidak bisa terhindarkan.

“Akibat dari kecelakaan tersebut kedua korban pengendara dan penumpang meninggal dunia di TKP dan mengalami luka luka,” ujar dia.

Diketahui, pengendara Sepeda motor, Agustinho Cairo mengalami patah tulang kering kaki kanan, luka robek hidung dan bibir, perdarahan dari telinga dan hidung, sedangkan Fransiskus Siku penumpang sepeda motor mengalami patah tulang kering kaki kanan, patah dan robek tempurung lutut kanan, lecet lutut kiri, patah siku tangan kanan, robek dahi dan robek alis mata kanan.

Selanjutnya, dua warga korban meninggal dunia dievakusi ke rumah masing-masing, kemudian dokter melakukan pemeriksaan medis di rumah kedua korban.

Sedangkan pengemudi mobil dump truck langsung mengamankan diri di Kantor Sat Lantas Polres Belu guna proses lebih lanjut.