Penyidik Polres Belu Dalami Kasus Pencurian di Rumah Adat

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Belu masih mendalami kasus pencurian di rumah adat suku Bei Ut di Dusun Adubitin, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Demikian Kapolres Belu AKBP Khairul Saleh melalui Kasat Reskrim AKP Wira Satya Yudha ketika ditemui media di ruang kerjanya, Selasa (30/9/2020).

Dikatakan bahwa, pihak penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebagai langkah awal untuk mencari petunjuk di lapangan yang mengarah ke siapa pelakunya.

“Olah TKP sudah. Kita masih dalami kasus dan kumpulkan saksi-saksi. Saat ini kita msih instograsi beberapa saksi, dan kita selau konsultasi dengan Polsek barang inventaris apa yang hilang,” ucap Yudha.



Terkait itu, pihaknya masih melakukan penyusunan penanganan di Polsek yang menangani kasus tersebut dan kita Polres lakukan back-up penyelidikan kasusnya.

“Kita masih tunggu inventaris dirumah adat apa yang hilang dan belum ada tersangka terkait pencurian tersebut,” terang Yudha.

Sementara itu berdasarkan informasi yang dihimpun dari lapangan, kejadian pencurian rumah adat suku Bei Ut berlangsung Selasa (29/9/2020) dini hari sekitar pukul 03.00 Wita.

Akibat pencurian itu, sejumlah barang-barang perhiasan emas dan benda dalam rumah suku raib digasak pencuri.