Satgas Yonif RK 744/SYB Gagalkan Penyelundupan 350 Kg Gula Pasir Illegal Dari Timor Leste

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider Khusus 744/SYB berhasil menggagalkan penyelundupan gula pasir dari Negara Timor Leste ke wilayah Indonesia.

Penyelundupan sebanyak tujuh karung gula pasir asal Timor Leste itu digagalkan oleh personel Pos Damar Satgas Yonif RK 744/SYB pada Minggu dini hari (30/8/2020) sekitar pukul 01.35 Wita.

Sebanyak tujuh karung gula pasir tidak bertuan disembunyikan di semak-semak diselundupkan ke Indonesia melalui jalur tikus sektor kanan PLBN Mota’ain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL.

Dansatgas Yonif RK 744/SYB, Letkol Inf Alfat Denny Andrian dalam rilis yang diterima media mengatakan, penemuan ini merupakan upaya mencegah peredaran barang-barang ilegal masuk ke Indonesia.

Menurut dia, diamankannya gula pasir ilegal tersebut bermula saat Letda inf Anggun Wahyu beserta 7 anggotanya melaksanakan kegiatan patroli wilayah pada waktu malam hari di jalur tikus sektor kanan PLBN Mota’ain.

Lanjut Alfat, ketika sudah memasuki sektor yang ditentukan, tim patroli melihat adanya aktifitas sekelompok orang yang sedang memikul karung berwarna putih, selanjutnya didatangi oleh personel Satgas Pamtas, justru orang-orang tersebut takut dan lari meninggalkan barangnya di semak-semak.



“Kemudian dengan tanpa ragu anggota Pamtas mendatangi dan memeriksa tumpukan karung tersebut, setelah diperikasa karung-karung tersebut berisi gula pasir sebanyak 7 karung,” ujar dia.

“Dalam beberapa minggu ini kami melihat ada upaya penyelundupan gula yang terus-menerus dan dalam jumlah yang besar,” tambah Alfat.

Dikatakan, kegiatan rutin patroli yang dilakukan personel Satgas di wilayah yang merupakan jalur masuknya barang-barang ilegal terus dilakukan pihaknya di sepanjang garis perbatasan negara.

Lanjut Alfat, ini merupakan upaya tindakan taktis yang bertujuan untuk mengantisipasi dan mencegah segala kegiatan ilegal berupa penyelundupan barang-barang baik itu sembako ilegal, BBM ilegal, maupun Narkoba.

“Untuk saat ini barang bukti gula pasir sebanyak 7 karung dengan berat total 350 Kg tersebut kemudian diamankan di Pos Damar dan selanjutnya barang bukti tersebut akan diserahkan kepada Kantor Bea dan Cukai Atambua,” ucap Dansatgas Yonif RK/744.