Dugaan Pelanggaran Kampanye di Desa Naitimu Ditelusuri Bawaslu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Belu tengah telusuri dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan pendukung paket Sahabat dan pendukung paket Sehati beberapa waktu lalu.

Dugaan pelanggaran kampanye dua paslon tersebut terjadi di Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL.

Ketua Bawaslu Kabupaten Belu, Andreas Parera saat dikonfirmasi, Rabu (21/10/2020) menuturkan, hasil penelusuran Bawaslu ditemukan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan pendukung dua Paket Sahabat dan Sehati. Karena itu, baik pendukung paket Sahabat maupun Sehati berpotensi pidana.

“Sementara melakukan penelusuran dugaan pelanggaran kampanye yang terjadi di Desa Naitimu beberapa waktu lalu,” tegas Parera.

“Sesuai penelusuran awal yang dilakukan Bawaslu terhadap dugaan kampanye di Desa Naitimu, untuk sementara baik pendukung Paket Sahabat maupun berpotensi pidana,” sambung dia.

Parera mengungkapkan, dugaan pelanggaran yang terjadi di Desa Naitimu saat jadwal kampanye paket Sahabat tidak hanya dilihat dari satu kejadian saja tetapi dari rentetan seluruh kejadian.



“Bawaslu melihat bukan hanya satu kejadian. Tapi secara keseluruhan, satu paket,” sebut dia.

Dikatakan bahwa, sejumlah rentetan kejadian itu belum disebut sebagai pelanggaran kampanye tetapi masih dugaan pelanggaran yang membutuhkan penelusuran lebih mendalam dan cermat. Belum dijelaskan lebih rinci kejadian-kejadian yang terjadi saat itu karena merupakan obyek penelusuran Bawaslu.

“Hanya saja, dari penelusuran Bawaslu ditemukan dugaan pelanggaran, baik yang dilakukan pendukung Paket Sahabat maupun yang dilakukan pendukung paket Sehati,” ungkap Parera.

Lanjut dia, Bawaslu tegas dan profesional dalam menangani masalah ini sehingga buat pendukung paket Sahabat dan Paket Sehati tidak perlu saling menunding.

Parera berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi ke depannya sehingga terwujudnya Pilkada Belu yang aman, lancar dan damai serta bermartabat dan berintegritas.