Hasil Klarifikasi Bawaslu Belu dan Bulog Atambua, RPK Murni Program Bulog Nasional

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Belu menyambangi Kantor Perum Bulog Subdivre Atambua, Kabupaten Belu wilayah Timour Barat perbatasan RI-RDTL, Jumat (24/7/2020).

Tujuan Bawaslu datangi Kantor Bulog Atambua melakukan klarifikasi guna menindaklanjuti laporan yang diterima pihaknya terkait dengan penyebutan Sahabat Rumah Pangan Kita.

Ketua Bawaslu Belu, Andre Parera didampingi salah satu Komisioner serta staf Bawaslu diterima oleh Kepala Bulog Atambua Naomi Ully di ruang kerja.

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu, Andre Parera kepada media di Atambua melalui telepon seluler.



Dijelaskan, dalam klarifikasi bersama Bulog benar bahwa ada program Rumah Pangan Kita (RPK) di Bulog Atambua, Kabupaten Belu da sudah berlangsung sejak tahun 2017 lalu.

Lanjut Parera, program Rumah Pangan Kita (RPK) merupakan program dari Bulog secara nasional. Program RPK bukan program Pemkab Belu.

Dijelaskan bahwa, penyebutan kata ‘sahabat’ diberikan kepada orang atau warga yang menjadi agen atau peserta dari Program RPK dan berlaku di seluruh Indonesia. Bukan dalam konotasi lain apalagi konotasi yang dihubungkan dengan Pilkada Belu.

Masih menurut dia, kehadiran kepala Bulog bersama Bupati di beberapa kesempatan adalah bagian dari upaya sosialisasi program RPK oleh Bulog Atambua.

Sementara itu, kaitan dengan kehadiran Bupati, Pj Sekda sebagai undangan di acara Musda X Golkar Belu jelas Andre, pihaknya masih sedang dalam penelusuran.

“Kita punya waktu tujuh hari, kita telusuri dulu pastikan apakah betul kejadainnya, terpenuhi unsurnya baru kita langkah berikutnya dan sedang dalam proses,” ungkap dia.