Wabup Belu Berikan Tanggapan Atas Pemandangan Umum Fraksi Golkar DPRD Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Pemerintah Kabupaten Belu melalui Wakil Bupati, J. T Ose Luan menyampaikan tanggapan terhadap Pemandangan Umum Fraksi Partai Golkar terhadap Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA 2019 dan dua Ranperda yang diajukan Pemkab Belu, Kamis (16/7/2020).

Tanggapan Pemkab tersebut terkait dengan penilaian Fraksi Partai Golkar DPRD Belu yang menilai beberapa program seperti, Maek Bako atau Porang, air bersih, bawang tuk-tuk serta ubi ungu yang gagal.

Sidang I lanjutan dengan agenda mendengar jawaban Pemkab atas pemandangan umum Fraksi Golkat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Belu, Jeremias Manek Seran didampingi Wakil Ketua II Cipry Temu dihadiri Wabup Ose Luan, Pj Sekda Belu, Marsel Mau Meta serta Anggota Dewan dan Pimpinan OPD Belu.

Wabup Ose Luan dalam jawaban Pemerintah atas pemandangan Fraksi Golkar menuturkan bahwa, program maek bako, ubi ungu, bawang tuk-tuk dan anggur yang dimaksud hanya bersifat stimulus bagi masyarakat.

Dikatakan, Pemerintah dapat menjelaskan bahwa program yang dimaksud hanyalah bersifat stimulus untuk mendorong masyarakat dalam upaya pemenuhan kebutuhan hidup serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Lanjut mantan Sekda Belu itu, atas hal sifat stimulus tersebut maka Pemerintah Daerah Belu pada tahun anggaran 2019 hanya menganggarkan program maek bako/porang sebanyak 5,8 hektar.


Sedangkan ubi ungu, bawang tuk-tuk serta anggur tidak dianggarkan dalam APBD Tahun Anggaran 2019, arena dalam upaya mendorong masyarakat untuk mengembangkan secara mandiri.

Sementara itu, kaitan pelayanan subsidi air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan dengan menggunakan 7 tangki air milik Pemda Belu di 7 Kecamatan yaitu Lamaknen Selatan, Lamaknen, Tasifeto Timur, Tasifeto Barat, Kakuluk Mesak, Nanaet Duabesi dan Raimanuk telah dilakukan pelayanannya sejak tahun 2018 hingga tahun 2019.

“Hanya saja pada tahun 2020 ini sehubungan dengan pandemi covid 19 yang melanda, operasional kendaraan tangki air bersih pun turut di realokasi,” ujar dia.

“Saat ini dinas teknis telah meminta dan mengusulkan agar dana tersebut dikembalikan agar pelayanan tangki air bersih dapat kembali beroperasi,” sambung Wabup Ose.

Masih menurut dia, Pemerintah juga menyampaikan terimakasih ke Fraksi-Fraksi DPRD Belu menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Belu yang telah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) LKPD tahun 2019.

“Terimaksih kepada fraksi-fraksi DPRD Belu atas apresiasi yang diberikan kepada Pemerintah Belu dan ini tidak terlepas dari dukungan Dewan,” ucap Ose.

Mantan Kepala Bappeda Belu itu juga memberikan jawaban terhadap pemandangan Fraksi-Fraksi DPRD Belu lainnya terkait dengan kritikan, usul dan saran kepada Pemerintah Kabupaten Belu terkait persoalan lain yang terjadi di tahun 2019 lalu.