Kemenkominfo Hadirkan Pojok Literasi Milenial Cerdas Labuan Bajo Peduli Sampah

Bagikan Artikel ini

Laporan Alvaro S. Marthin
Labuan Bajo, NTTOnlinenow.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadirkan program literasi peduli sampah kepada masayarakat Mabar pada umumnya, kaum milenial khususnya.

Kegiatan yang telah diselenggarakan, Selasa (18/2/2020) di Gedung D’Aj Hall, Komplek SMAK St Ignatius Loyola, Labuan Bajo itu dibuka oleh Penjabat Sekda Mabar, Ismail Surdi dan dihadiri oleh ratusan para milenial dan sejumlah masyarakat peduli sampah.

Dalam sambutannya, Ismail Surdi mengatakan pemerintah Mabar menyambut baik dukungan dari semua pihak, terhadap Labuan Bajo, termasuk Kementerian Kemenkominfo. “Kami bersama-sama Kementerian dan Lembaga bersinergi menciptakan Labuan Bajo sebagai kota yang bersih dan bebas sampah,” ungkapnya.

Ismail juga mengapresiasi tumbuhnya kelompok masyarakat yang mendorong membersihkan sampah di Labuan Bajo. “Kalau masyarakat sudah mendukung itulah artinya masyarakat sudah semakin mencintai kotanya,” tambah Ismail.

Hadir dalam kegiatan itu, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Septriana Tangkary. Dalam pemaparan pandangannya terhadap para milenial sebagai penggerak yang berpotensi dalam peduli sampah mengajak agar jangan ragu-ragu untuk membangun dan mencintai Mabar melalui kebersihan. “Anak-anak muda jangan ragu. Kalau ada sampah kita angkat buang ke tempatnya. Karena anak-anak muda inilah penggeraknya,” kata Septriana.

Kegiatan itu dimoderatori oleh Kepala Dinas komunikasi dan Informatika Mabar, Dominikus Damsut, dengan menghadirkan sejumlah panelis, diantaranya, Editor in Chief National Geographic, Didi Kaspi Kasim, Kasubdit Barang dan Kemasan KLHK, Ujang Solihin Sidik, dan Wakil Koordinator Laskar Peduli Sampah Kota Labuan Bajo, Abdul Jangkung.

Editor in Chief National Geographic, Didi Kaspi Kasim, dalam paparannya mengajak peserta untuk lebih memilih bumi dibanding sampah. “Yuk mulai dari hari ini, berfikir untuk kebaikan planet tercinta! Pilih plastik atau bumi?” Give an impact to society,” kata Didi.

Sedangkan Kasubdit Barang dan Kemasan KLHK, Ujang Solihin Sidik menyampaikan data bahwa 72% masyarakat kita tidak perduli sampah. “Ayo! Mulai hari ini kurangi pakai kantong kresek. Bawa kantong sendiri,” ajaknya kepada peserta.

Sementara, Abdul Jangkung mendorong masyarakat Mabar untuk ikut mengambil peran nyata dengan 3R, yaitu Reduce, Reuse, Recycle dalam mengurangi sampah.

Pojok Literasi ini diadakan sebagai aktivasi komunikasi publik dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2020.