Jaga Kelestarian Alam, Kodim Belu Tanam Pohon di Hutan Laktutus

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kodim 1605/Belu terus berupaya menghijaukan kawasan yang rusak di wilayah Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL.

Salah satu aksi penghijauan wujud peduli lingkungan dan menjaga kelestarian alam yakni, Kodim Belu kembali Hutan Alas Moruk Laktutus di Desa Fohoeka Kecamatan Nanaet Dubesi, Jumat (17/1/2020).

Menurut Dandim 1605/Belu, Letkol (Inf) Ari Dwi Nugroho, kegiatan penghijauan yang kedua kali dilakukan dengan menanam anakan pohon jambu air hutan di Hutan Laktutus sekitar kompleks Gereja Paroki Hati Kudus Laktutus.

“Kegiatan penanaman anakan pohon jambu air hutan dilakukan dalam rangka menghijaukan kembali kawasan hutan di Laktutus,” ujar dia.

Dikatakan, upaya menghijaukan Hutan Laktutus bertujuan mengembalikan fungsi lahan tersebut supaya tetap produktif. Selain itu, penghijauan dilakukan untuk mencegah terjadinya longsor di hutan Laktutus.

“Lokasi hutan Laktutus itu daerah bekas longsor dan kawasan hutannya termasuk lokasi rawan longsor, sehingga perlu ditanami pohon,” kata Nugroho.

Masih menurut dia, penanaman anakan pohon juga bertujuan untuk mengembalikan kondisi hutan yang gundul supaya mampu menyimpan air, apalagi kondisi wilayahnya sangat sulit air bersih bagi warga.

“Dengan penghijauan kedepan wilayah Kecamatan Nanaet Dubesi di garis perbatasan negara bisa menjadi kecamatan produktif dan hijau,” ucap Dandim Belu itu.

Nugroho berharap, partisipasi warga masyarakat setempat dalam merawat, menjaga hutan agar tetap lestari hutannta demi kelangsungan hidup masyarakat di masa yang akan datang dan generasi masa depan di wilayah setempat.

Turut hadir dalam aksi penghijauan itu, Wakapolres Belu, Kompol Herman Bessie, Pastor Paroki Gereja Laktutus, Pater Yohanes Kristo Tara, Kasat Samapta Polres Belu, Danramil 1605-06/Halilulik, Kapolsek Tasifeto Barat, Camat Nanaet dubesi, Kades Fohoeka serta warga setempat.