DPRD Belu Soroti Pembangunan Mall Pelayanan Publik

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Komisi III DPRD Kabupaten Belu mulai menyoroti pembangunan gedung Mall Pelayanan Publik yang terletak di Kantor Bupati lama Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Kota, Kecamatan Kota, Timor Barat wilayah perbatasan RI-Timor Leste.

Kepada media Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Belu, Theodorus Frederikus Seran Tefa, Rabu (18/7/2018) siang mengungkapkan, terkait pembangunan Mall itu pihaknya belum mendapat laporan dari Pemerintah.

Pembangunan Mall Pelayanan publik yang menelan anggaran kurang lebih sebesar Rp 3 milyar lebih sampai belum diketahui Komisi. Pihaknya juga masih menunggu laporan soal perencanaan dan pelaksanaan pekerjaaan dari Pemerintah.

Menurut Anggota Dewan asal Fraksi Golkar itu, pengerjaan bangunan Mall tersebut bakal merusak citra bangunan Kantor Bupati lama yang memiliki nilai histori. Kantor Bupati lama merupakan bangunan tua yang dibangun sejak Kabupaten Belu didirikan pada 1958 silam.

Dikatakan, kalau pembangunan gedung itu menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD, maka perlu dilihat dalam penjabarannya secara detail dalam APBD Perubahan. “Nanti kita lihat, karena sampai sekarang belum ada laporannya” ujar Theo.

Ketika disinggung soal lokasi bangunan di Kantor Bupati lama, Ketua Komisi I itu menganjurkan agar pembangunan Mall Perizinan Publik tidak boleh merusak citra arsitektur gedung. “Kantor Bupati lama itu menyimpan nilai sejarah berdirinya Kabupaten Belu,” kata Theo.

Pembangunan Mall Pelayanan Publik satu pintu itu semua perijinan non perijinan sudah delegasikan kepada Badan Perijinan Terpadu satu atap selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menelan anggaran Rp.3.493.295.000 telah melalui tahapan pelelangan dan sudah dalam masa kontrak. Masa waktu pengerjaan Mall tersebut 6 bulan terhitung Juli 2018 dikerjakan PT. Sarana Timor Konstruksi pengusaha asal Belu.

Sebelumnya Bupati Belu, Willybrodus Lay dalam giat pengendalian gratifikasi di Betelalenok menuturkan, kehadiran Mall Pelayanan Publik sesuai permintaan masyarakat Belu dan sesuai permintaan Preside Jokowi agar Mall dibuka.

Pembangunan Mall Perizinan Publik penting untuk melayani masyarakat di Belu. Lokasi bangunan sudah mulai dikerjakan menggunakan gedung lama Kantor Bupati Belu yang saat ini sudah tidak difungsikan lagi.

“Kami renovasi secepatnya bulan Oktober sudah selesai dan bisa diresmikan sehingga dipakai agar masyarakat bisa dilayani lebih baik,” kata Lay.