Pejabat Utama dan 12 Kapolsek Lingkup Polres Belu Jalani Promosi dan Mutasi

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sejumlah Perwira Polri di lingkup Polres Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL menjalani promosi jabatan dan mutasi besar-besaran.

Sesuai rincian promosi jabatan dan mutasi Perwira di tubuh Polres Belu yakni 20 Pejabat yang terdiri dari delapan (8) Pejabat Utama serta dua belas (12) Kapolsek di Kabupaten Belu dan Malaka wilayah hukum Polres Belu.

Adapun sebagian besar Pejabat jalani promosi dan dimutasi dalam lingkup Polres Belu, sementara beberapa Pejabat Utama mutasi ke Polda NTT dan Polda Jawa Timur.

Dari 16 pejabat Kapolsek, hanya empat pejabat yang tidak dimutasi yaitu, Kapolsek Lamaknen, Sesitamean, Malaka Tengah dan Rinhat. Sedangkan 12 kapolsek lainnya dimutasikan dalam wilayah Polres Belu.

Mutasi juga dilakukan bagi pejabat di Mapolres Belu sebanyak delapan orang yakni, Waka Polres, Kabag Ops, Kabag Rena, Kabag Sumda, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba dan Kasat Polair.

Beberapa pejabat kapolsek yang dimutasi yakni, Iptu Oscar Pinto dari Kapolsek Laenmanen menjadi Kapolsek Weliman, Ipda Niko Saryifudin Sale dari KBO Intel mendapat jabatan baru sebagai Kapolsek Wewiku. Kapolsek Wewiku dimutasi ke bagian Humas Polres Belu.

Iptu Hadi Samsul Bahri sebagai Kapolsek Malaka Barat bertukar tempat dengan Kapolsek Tasifeto Barat. Kasat Reskrim, AKP Ardyan Yudho Setiantono dimutasikan ke Polda Jatim. Kasat Resnarkoba, Iptu Ivans Drajat dimutasi sebagai Kasat Intel Polres Belu sedangkan jabatan kasat Resnarkoba diisi oleh pejabat dari Polda NTT.

Disaksikan media, Kamis (15/8/2019) pagi, dua Pejabat Utama Polres Belu yakni, AKP Didid Wahyu Agustyawan, S.H melepaskan jabatan lama sebagai Kasat Intel Polres Belu dan AKP Yance Seran jabatan lama sebagai Kabag Sumda dalam upacara penyerahan jabatan yang dipimpin Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing di lapangan Mapolres.

Untuk diketahui, AKP Didid Agustyawan mendapat jabatan baru di bagian Intelkan Polda NTT sedangkan Yance Seran mendapat jabatan baru sebagai Kabag Ops Polres Belu.

Menurut Kapolres Christian Tobing, mutasi merupakan hal lumrah dalam institusi Polri dan sebagai kebutuhan organisasi untuk penyegaran dalam jabatan serta bentuk evaluasi kinerja pejabat agar melaksanakan tugas lebih baik kedepannya.

Dituturkan, ada beberapa personil seperti Kabag Ops mendapat penugasan di luar struktur organisasi Polri, sedangkan Kabag Sumda dan Kasat Intel melanjutkan pendidikan, sementara pejabat lainnya untuk promosi jabatan.

“Mutasi itu merupakan sesuatu hal yang biasa dalam satu organisasi dalam rangka promosi jabatan, kebutuhan organisasi dan peningkatan kinerja organisasi,” ujar dia.

Tobing berharap, dengan adanya mutasi ini dengan adanya pejabat yang baru lebih meningkatkan kinerja apa yang sudah dilaksanakan oleh pejabat terlebih dahulu kalau perlu ditingkatkan kedepan.

“Untuk pejabat yang dapat jabatan promosi agar lebih tinngkatkan kinerja demi pelayanan kepada masyarakat,” pinta dia.