20 SMP Negeri di Kota Kupang Harus Menggelar UNBK

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Menjelang digelarnya ujian nasional (UN) tahun 2019, telah digelar try out atau latihan soal-soal ujian nasional yang telah digelar di SD dan SMP di Kota Kupang. Try out ini digelar untuk kedua kalinya, untuk melihat kemampuan siswa-siswa menyelesaikan soal-soal ujian nasional.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Filmon Lulupoy, mengatakan, hasil try out ini akan menjadi bahan evaluasi untuk mempersiapkan semua peserta ujian.

“Kalau untuk kesiapan, maka tentunya semua sekolah sudah siap untuk mengikuti ujian, sekarang kita terus mendorong agar persiapan terus dilakukan secara matang,” kata Filmon.

Dia mengaku, ada 20 SMP Negeri di Kota Kupang, dan ditargetkan semua sekolah negeri ini bisa menyelenggarakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Memang ada beberapa kendala yang dihadapi misalnya, ada sekolah yang masih terkendala dengan server dan jaringan. Misalnya SMP 17 Naioni yang terkendala jaringan, maka peserta ujiannya bisa mengikuti ujian bersama di SMPN 15 atau sekolah lainnya yang dapat membantu.

“Ini juga merupakan harapan Kemeterian Pendidikan bahwa diupayakan agar semua sekolah dapat menyelenggaran ujian berbasis komputer. Maka tentunya Kota Kupang juga terus berupaya untuk melaksanakannya,” ujarnya.

Untuk pelaksanaan ujian, kata Filmon, sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pada April semua pelaksanaan ujian sudah dilangsungkan.

“Jadi pada 23 April mendatang SMP sudah menyelenggarakan ujian, selanjutnya akan diikuti dengan SD, sementara SMA/SMK, sudah mulai pada Maret ini,” katanya.

Filmon mengungkapkan, untuk SMA/SMK pelaksanaan ujiannya digelar sebelum pelaksanaan Pemilihan presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg), sementara untuk SMP dan SD digelar setelah selesai pileg dan pilpres.

Filmon melanjutkan, pada Bulan Mei pengumuman kelulusan sudah harus diumumkan, dan pada Juni semua proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sudah harus berjalan dan Juli mendatang proses belajar mengajar tahun ajaran baru sudah berjalan.