Kesal Dengan Ulah Kades, Warga Manamas Segel Kantor Desa

Bagikan Artikel ini

Laporan Yan Meko
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Hari ini Kamis (14/02/2019) sejumlah warga desa Manamas terakhir segel kantor desa karena akumulasi persoalan menjenuhkan yang dilakukan oleh sang Kades Manamas berinisial ME.

Seperti yang telah diberitakan oleh media ini sebelumnya bahwa Kades ME diduga korupsi dan bertidak sewenang wenang dalam kepemimpinannya pada akhirnya berujung, warga lakukan demo dan duduki kantor desa Manamas, Kecamatan Nai’benu, TTU untuk beberapa saat.

Sejumlah perangkat yang sedang melakukan aktifitas didalam kantor desa pun diminta untuk keluar dan pada puncaknya warga menyegel kantor desa dengan memaku silang dua batang kayu pada pintu kantor.

Seorang warga pendemo, Laus Kolo, ketika diminta komentarnya mengatakan, dirinya adalah ketua pemenang untuk sukseskan ME jadi desa, namun karena usai sukses jadi desa ME malah bertindak lalim.

Kantor Desa Manamas di segel warga

“Pak wartawan tanya saja saudara ME, dulu ketika Pilkades saya Laus Kolo yg menjadi ketua pemenang dirinya. Namun usai sukses dia malah berulah dan sangat memalukan kita orang Manamas. Lantaran itu saya sendiri bergerak untuk segera turunkan dirinya dari desa”, sorot Laus Kolo.

Dilanjutkannya bahwa pada pekan lalu dirinya berkonflik degan Kades ME dan saudara ME yang melapor ke Polisi Manamas tapi usai lapor saudara ME malah tidak mau datang ke kantor polisi untuk selesaikan.

“Kades ME pada setiap hari pasar yakni setiap hari Rabu, selalu ambil toa dan bicara banyak yang menyinggung perasaan kita orang Manamas, makanya pada Rabu pekan lalu, saya spontan tegur ME untuk jangan terlalu bicara karena orang mau konsen datang ke pasar bukan untuk mau dapat ceramah tak berkwalitas. Dia tak terima teguran saya dan dia pergi melapor ke kantor polisi, usai melapor lalu dia tak mau datang ke kantor polisi. Saya sudah menunggu dia dikantor polisi selama sudah hampir satu minggu lebih. Tapi dia usai lapor dia malah minggat, itu berarti dia anggap remeh instansi kepolisian. Saya sebagai pebisnis agak terganggu. Karena itu saya bersama warga lainnya hari ini kami demo dan segel saja kantor desa”, pungkas Laus Kolo.

Sementara warga lainnya, Maksi Keno yang juga diminta komentarnya ditengah aksi, mengakui kesal dengan ulah sang Kades yang terkesan sangat feodal.

“Kami ini rakyat kecil, apa saja yang diminta dari pemerintah, kami pasti lakukan. Tapi ulah saudara ME selaku kades ini sudah berlebihan, honor perangkat dipotong, bongkar pasang perangkat seenak perut, jatah beras PKH dipotong per KK 10 kilo, pengadaan kambing tidak jelas, kamar mandi tidak rampung dan masih banyak hal yang lain. Namun terkait penyelewengan dana desa itu kita serahkan pada aparat hukum dan kami sebagai warga kecil hanya mau saudara ME turun dari jabatan. Persoalan apa dia akan masuk penjara atau tidak itu kewenangannya pihak hukum”, tandas Keno.

Kades Manamas saudara ME ketika dicek dirumahnya sedang tidak berada ditempat karena sedang kerja sawah di Saknati, kecamatan Biboki Anleu, TTU.