Kabag Ops Polres Belu, AKP Apoli Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa Dari Mabes Polri

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Ajun Komisaris Polisi (AKP) Apolinardo da Silva selaku Kabag Ops Polres Belu, Polda NTT mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia.

AKP Apoli dianugerahi kenaikan pangkat luar biasa setingkat lebih tinggi dari pangkat AKP ke Komisaris Polisi (Kompol) bersama lima Anggota Densus 88 Anti Teror Polri lainnya berdasarkan surat rahasia telegram Kapolri.

“Kenaikan pangkat luar biasa bagi Kabag Ops sesuai surat rahasia telegram dari Kapolri dari pangkat AKP menjadi Kompol,” ujar Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing dalam arahan saat upacara KPLB di lapangan Mapolres, Senin (11/2/2019).

Dikatakan, tentunya ini suatu berkat, karunia serta penghargaan dari organisasi Polri khususnya kepada Anggota yang memiliki prestasi, kemudian memiliki pengelaman dalam bertugas yang setelah itu dilakukan penelitian kemudian dilaksanakan rapat dewan kebijakan yang ada di Mabes Polri. Staf Mabes melakukan keputusan untuk menaikan pangkat setingkat lebih tinggi melalui proses kenaikan pangkat luar biasa kepada Anggota yang telah ditentukan.

“Ini merupakan suatu kebanggaan juga khususnya bagi seluruh personel Polres Belu bahwa ada satu Anggota kita dinaikan pangkat luar biasa bersama dengan teman-teman dari Detasemen khusus 88 anti teror,” kata Tobing.

Lanjut dia, ini juga menjadi pembelajaran bagi seluruh Anggota dan seluruh personel apabila kita dalam melaksanakan tugas memiliki pengelaman dan prestasi yang baik tentunya dari institusi akan memberikan reward kepada personel yang dalam penugasannya memiliki catatan baik prestasi baik juga memiliki kinerja yang baik.

Ajun Komisaris Polisi (AKP) Apolinardo da Silva selaku Kabag Ops Polres Belu, Polda NTT mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia

“Bahwa kenaikan pangkat itu bukanlan hak dari personel. Itu merupakan penilaian dari Pimpinan daripada personel itu apakah pangkatnya layak untuk dinaikan menjadi pangkat yang lebih tinggi,” ucap dia.

Dituturkan, kenaikan pangkat diberikan berdasarkan penilaian, oleh sebab itu ada namanya SMK (sistem manajemen kinerja) yang tentunya setiap penilaian dari tahapannya dilakukan secara objektif dari pimpinan kepada personel apakah personel itu layak untuk diberikan kenaikan pangkat.

Diimbau kepada seluruh personel Polres Belu agar senantiasa bertugas dengan baik, berdinas dengan baik dalam pelayanan kemudian dapat selalu menorehkan prestasi, berpikir dalam melaksanakan tugas berbuat yang terbaik bagi masyarakat.

“Setiap dharma bakti dan tugas yang kita laksanakan semata-mata menciptakan situasi yang kondusif dan menciptakan bagaimana masyarakat bisa bersinergi, stakeholder terkait bisa bersinegri dengan Polri untuk menjaga ketertiban,” pungkas Tobing.

Untuk diketahui, pemberian penghargaan berupa KPLB kepada Apolinario dari pangkat AKP ke Kompol melalui suatu proses yang cukup panjang dari Mabes Polri tentang keberhasilan selama bertugas di wilayah perbatasan Belu dan Timor Leste. Disamping itu tugas khusus kemudian juga menciptakan stabilitas perbatasan yang aman dan kondusif.

Selain itu telah bekerja secara aktif dalam menghadirkan negara untuk mencegah sekaligus menangani (menyidik) kasus-kasus kekerasan dan tindak pidana terhadap keamanan negara yang berskala nasional dan internasional yang menjadi perhatian dunia di perbatasan RI-RDTL.