Kisruh Formasi CPNS Belu Berujung Hubungan Bupati/Wabup Tak Harmonis

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kisruh masalah kekosongan formasi CPNS tahun 2018 di Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-Timor Leste berujung hubungan Bupati Belu Willybrodus Lay dan Wabup J.T Ose Luan tidak harmonis.

Hal itu bermula ketika aksi masyrakat yang tergabung dalam Forum Penyuara Masyarakat Perbatasan (FPMP) melakukan demo terkait kekosongan formasi CPNS di gedung DPRD Belu, Senin (17/9/2018).

Puncak ketidak harmonisan orang nomor satu dan dua di Belu itu bermula saat audiensi massa bersama Dewan dan Pemerintah Belu dalam ruang sidang Paripurna DPRD Belu.

Dimana dalam audiensi itu penyampaian dari beberapa perwakilan massa terkesan menuding Wabup Belu yang bersalah atas kekosongan formasi CPNS.

Menyikapi hal itu, Wabup Ose Luan mengaku dirinya justru baru mengetahui formasi CPNS kosong saat staf BKPP menghubunginya untuk menandatangani surat permohonan maaf dan pengusulan formasi CPNS ke Menpan PRB pada 3 September malam.

Audiensi berlangsung alot, Wabup Ose menuding penyampaian massa dan pengakuan staf BKPP bahwa surat Menpan terkait formasi CPNS telah menyudutkan dirinya.

Dikatakan surat yang diberikan Kabid Pemberdayaan pada padanya tidak benar karena sebelumnya dia bertanya d surat dari Menpan tapi pengakuan staf Kabid Pemberdayaan suratnya tidak ada.

Fatalnya dalam pengakuan staf di forum Dewan, staf mengaku surat tersebut telah diberikan kepada Wakil Bupati Belu. Hal itu spontan menyudutkan Wabup Belu dan berulang mantan Sekda itu menanyakan ke BKPP kapan surat diberikan karena setelah dicek di surat masuk bagian Umum tidak ada.

Dia juga mempertanyakan kepada BKPP apa maksud dibalik semuanya ini. Bahkan dirinya yang dihubungi malam via SMS untuk menandatangi surat yang mana isinya permohonan maaf dan pengusulan formasi CPNS Belu. Namun pertanyaan Mantan Kepala Bappeda Belu itu tidak dijawab.

“Tolong jelaskan BKPP, maksudnya apa. Surat menyurat harus ikuti mekanisme. Surat harusnya masuk ke bagian umum kemudian disposisi ke saya, tapi setelah dicek tidak ada surat ke saya,” ujar dia.

Suasana audiensi kian memanas, Wabup Ose dengan nada tegas mengatakan, pantas selama ini pak Bupati rapat tidak mengundang saya. “Saya urus manusia bukan urus bangunan,” tandas Ose.

Sebelum meninggalkan ruang Paripurna, Wabup Ose mengatakan sulit untuk harmonis saat menyikapi seruan perwakilan massa agar tetap menjaga keharomisan.

Selesai mengatakan hal itu Wabup Ose langsung meninggalkan ruang sidang Paripurna yang mana kegiatan audiensinya masih
berlangsung.

Sementara itu Bupati Belu, Willybrodus Lay mengatakan, dirinya telah menghadap Menpan PRB membawa berkas usulan dan Menpan menerima usulan untuk Belu mendapatkan formasi CPNS sebanyak 167.

Dikatakan, perjuangan untuk dapatkan formasi CPNS Belu memang sulit, dirinya tetap berjuang untuk bertemu Menpan meski Menpan sempat memarahi kenapa tidak masukan usulan. Namun setelah itu Belu mendapat kesempatan formasi CPNS sebanyak 167.

Untuk diketahui, terkait persoalan tersebut Wakil Bupati Belu Ose Luan akan melaporkan pihak terkait yang diduga telah melakukan pencemaran baik ke pihak Polres Belu hari ini.