Perangi Narkoba, BNNK Belu Teken MoU Dengan Keuskupan Atambua

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Belu menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Keuskupan Atambua tentang pelaksanaan kampanye stop Narkoba di kelompok masyarakat.

Kegiatan penandatanganan dalam rangka program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) berlangsung di rumah pastoran Gereja Katedral Atambua, Selasa (24/7/2018).

Penandatanganan MoU oleh Kepala BNNK Belu, Ferdinandus Bone Lau dan Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku, Pr dihadiri Pastor Paroki Katedral Romo Stef Boisala, Pr serta pegawai BNNK Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Kepala BNNK Belu, Ferdi Bone menyampaikan terima kasih kepada yang mulia Uskup Atambua yang bersedia bekerja sama dengan instansi BNNK Belu dalam rangka melakukan sosialisasi kepada Umat di Kabupaten Belu.

Sosialisasi dimaksud agar bersama-sama mensukseskan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika di wilayah perbatasan Belu dan Kabupaten tetangga Malaka serta TTU.

Uskup Atambua Mgr.Dominikus Saku, Pr pada kesempatan itu menitipkan beberapa hal yang dilaksanakan oleh gereja agar dalam setiap kegiatan pastoral menyiapkan waktu atau sesi kepada BNNK Belu untuk menyampaikan sosialisasi tentang bahaya narkoba.

Diharapkan, BNNK Belu lebih profesional dan giat dalam melaksanakan tugas kepada masyaraka dan untuk tahun 2018 lebih fokus kepada 5 Paroki yang ada di Atambua.

Adapun kaitan dengan hal itu beberapa hal penting dan kesepakatan untuk program yang dilakukan oleh Keuskupan Atambua yakni dapat di manfaatkan atau dipakai oleh BNNK Belu dalam kaitan dengan kampanye stop Narkoba.

Menyebarluaskan informasi bahaya Narkoba oleh pihak kedua melalui media cetak (stiker, spanduk, rool banner, majalah dinding dan lain-lain), pembuatan himbauan oleh pihak kedua bagi umat keuskupan Atambua tentang larangan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat.