Pasar Alak Mulai Dibangun
Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pembangunan tiga pasar di Kota Kupang yang berlokasi di Kecamatan Alak, Bimoku Kelurahan Lasiana dan di Pasar Oebobo sudah mulai dibangun dengan menggunakan anggaran sebesar Rp 3 Miliar lebih bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang, Yeri Padji Kana, kepada wartawan mengatakan, progres pembangunan pasar memang sudah dimulai. Sementara pasar di Bimoku masih akan dilakukan pengukuran lahan. Pasalnya pembangunan pasar satu paket dengan pembangunan Terminal tipe A.
“Masih dilakukan pengukuran ulang. Agar dikemudian hari tidak terjadi permasalahan. Agar ketika aktivitas di Terminal, tidak terganggu kemacetan karena pasar dan sebaliknya,” ungkap Yeri.
Dia mengungkapkan, sesuai dengan keinginan Wali Kota Kupang, agar pelaku-pelaku usaha bisa diuntungkan dengan adanya pembangunan Termunal di Bimoku. Pasalnya terminal sebagai arus jalur masuk dan keluar kendaraan angkutan umum maupun pribadi, maka tentu akan ada transaksi, baik itu barang dan jasa.
“Jadi masyarakat yang menggunakan kendaraan umum ataupun pribadi, yang melewati terminal bisa sekaligus belanja di pasar yang ada. Sehingga disitu terjadi transaksi. Ini juga sebagai upaya untuk peningkatan ekonomi masyarakat juga penataan Kota Kupang. Dengan menyediakan pasar yang memudahkan masyarakat berbelanja,” katanya.
Dia melanjutkan, untuk pembangunan pasar Alak, menggunakan lahan seluar 4000 meter. Karena akan terus dikembangkan, dan kemungkinan dibuka untuk lapak dan kios untuk pengembangan pasar nantinya. Sementara di Oebobo, tidak menggunakan lahan yang luas, karena difokuskan untuk pasar organik. Jadi semua bahan makanan yang ada di pasar organik adalah benar-benar organik. Sementara untuk pasar bimoku sekitar 4000 meter.
“Untuk pasar Oebobo, kami bangun pasar organik. Pasalnya masyarakat selama ini tidak diberikan jaminan membeli sayuran dan buah organik, karena itu, dengan pasar organik ini, masyarakat sudah tahu harus mencari bahan makanan organik dimana. Yang tentunya lebih sehat dan kualitasmya terjamin,” ujarnya.
Sementara untuk pasar Alak, kata Yeri, memang dipilih membangun pasar di Alak agar memudahkan masyarakat berbelanja kebutuhan pokok. Dilihat dari lokasi pasar, memang belum ada pasar di wilayah tersebut, sementara jumlah penduduknya semakin hari semakin padat.

