Tersangka Penikaman Empat Pemuda Haliwen Diamankan
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Tim Buser Polres Belu dibantu dengan dukungan rekan-rekan TNI Kodim 1605/Belu dan keluarga berhasil mengamankan AGM pelaku penikaman terhadap empat pemuda Haliwen, Senin (2/7/2018) sore sekira pukul 05.00 Wita.
Tersangka menikam empat pemuda berinisial JDR, NMDC, RMDC dan YS di acara peminangan di Seroja, Haliwen, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota, Kabupaten Belu, Timor Barat perbatasan RI-RDTL Senin dini hari sekira pukul 01.00 Wita.
Demikian keterangan yang disampaikan Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing melalui Kasat Reskrim, Iptu Jemi O. Noke kepada awak media di Mapolres Belu Senin malam.
Sesuai informasi yang dihimpun media dari Kepolisian, kejadian bermula sekitar pukul 11.30 Wita, pelaku AGM, sedang meneguk minuman keras di kios milik salah seorang warga. Bersamaan datang bergabung dua pemuda salah satunya berinisial JDR.
Saat sedang minum terjadi salah paham antara pelaku dengan JDR, sehingga pelaku mengajak untuk berduel namun ditolak JDR dan dipisahkan Anai salah seorang pemuda.
Selanjutnya, pelaku dan JDR pergi bersama-sama ke pesta pinangan di rumah salah seorang warga di Seroja. Pada saat di pesta sekitar pukul 01.30 Wita pelaku yang belum puas kembali mengajak JDR untuk berduel lagi dan perkelahian tak terhindarkan, JDR sempat memukul wajah pelaku.
Seketika pelaku mengeluarkan sebilah pisau yang disisipkan di pinggang. Melihat hal tersebut salah seorang pemuda berinisial NMDC menahan dan menegur pelaku dengan bahasa kalau laki-laki berkelahi pakai tangan jangan pakai pisau.
Seketika pelaku langsung menikam NMDC tepat pada bagian leher langsung terjatuh. Kegaduhan pun terjadi dalam acara tersebut dan pelaku menikam lagi JDR pada bagian dada.
Selanjutnya pelaku mencari RMDC dan Aldo yang merupakan adik kandung dari korban NMDC. Saat menemukan kedua pemuda itu, pelaku langsung menikam RMDC dan seketika pelaku langsung dikejar oleh tamu undangan yang ada didalam pesta.
Pelaku yang melarikan diri sempat menikam salah seorang pemuda inisial YS yang sedang berdiri di pinggir jalan raya. Pelaku terus dikejar warga dan berlari menuju ke rumahnya di sekitar depan bandara Haliwen, namun pelaku melarikan diri meninggalkan rumah. Warga yang marah atas perbuatan langsung membakar rumah milik pelaku.
Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing ketika dihubungi terpisah membenarkan adanya kejadian tersebut. Kejadian penikaman dan pembakaran rumah berawal dari pelaku dan beberapa korban mengkonsumsi miras.
Pelaku dan beberapa korban sempat terlibat pertengkaran. Sesuai informasi peristiwa itu dipicu dalam masalah keluarga dan sangat disayangkan, karena pelaku dan korban masih memiliki hubungan kekerabatan. “Mereka masih tetangga. Ini kita sayangkan,” ujar Tobing.
Lanjut dia, hingga saat ini para korban masih dirawat di RSUD Atambua. Sementara pelaku sudah berhasil diamankan tadi sore dan telah ditahan di Mapolres Belu.
Tobing mengimbau, agar semua elemen masyarakat dapat mendukung upaya dan giat cipta kondisi kamtibmas. Tentunya dengan memberikan pemahaman bagi para pemuda agar tidak terlibat dalam aksi kriminal.

