Pemuda Lintas Agama Meriahkan Pawai Ogoh-Ogoh Di Kupang

Bagikan Artikel ini

Lapporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Meyongsong hari raya Nyepi, umat Hindu Kota Kupang menggelar pawai Ogoh-ogoh, Jumat, (16/3/2017). Pawai ini dilepas oleh Wakil Walikota Kupang Hermanus Man yang melibatkan semua umat lintas agama di Kota Kupang.

Mengambil start dari alun-alun Balai Kota Kupang, dan finish di lapangan Polda NTT. Pawai ini disambut antusias oleh masyarakat. Masyarkat Kota Kupang terlihat berjubel disepanjang ruas jalan eltari menyaksikan atraksi pawai.

Ketua Panitia Pelaksana Pawai, Dewa Putu Sahadewa, mengatakan, arak-arakan ogoh-ogoh itu diikuti masyarakat beragam lain dan melibatkan pemuda lintas agama. Hal itu sebagai bentuk toleransi kehiduan beragama di NTT.

“Hadir juga umat muslim yang memeriahkan arakan ogoh-ogoh itu, diantaranya Gerakan Pemuda Anshor, Reok Ponorogo, Barongsai dan umat Kristen,” ujarnya.

Dijelaskannnya, Pawai Budaya Ogoh-Ogoh tersebut, merupakan salah satu rangkaian perayaan tahun baru Nyepi, dimana sehari sebelumnya dilakukan upacara pengurupukan, yang ditandai dengan arak-arakan simbolitas kekuaan-kekuatan negatif di alam semesta dan di dalam diri sendiri.

“Makanya, kita lihat pawai Ogoh-Ogoh itu selalu berbentuk seram-seram, seperti raksasa yang dengan wajah menegerikan, itu adalah simbol yang jahat, keuatan negatif,” ujarnya.

Dikatakannya, diakhir dari arak-arakan itu, kekuatan-kekuatan negatif itu akan diupacarai, didoakan, diberikan upacara persembahan suci, agar kekuatan negatif itu musnah dan berganti menjadi kekuatan positif.

“Sehingga kita siap meyambut tahun baru keesokan harinya dengan.catur brata suci,” sebutnya.

Sementara, Wakil Waikota Kupang, Hermanus Man, saat melepas pawai tersebut mengatakan pawai budaya Ogoh-Ogoh tersebut merupakan cerminan kebhinekaan bangsa ini.

“Bahwa Pemerintah dan masyarakat berterimakasih karena telah menyaksikan pawai ini, ini adalah cerminan kebhinekaan, cerminan toleransi bangsa ini,” ujarnya.

Untuk itu, Kata Man, Pemerintah dan Seluruh Masyarakat Kota Kupang mendukung penuh pawai budaya Ogoh-Ogoh ini.

Untuk diketahui, Ogoh-ogoh ini diarak dari alun-alun Kantor Wali Kota Kupang dan berakhir di halaman Mapolda NTT diiringi taburan gamelan. Selanjutnya, ogoh-ogoh itu disucikan atau dibakar dalam menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1039.