Kejari Belu Kantongi Calon TSK Kasus Dana Desa Baudaok

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Belu mengantongi calon tersangka kasus dugaan korupsi dana Desa Baudaok, Kecamatan Lasiolat.

Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rivo Medellu, Kamis (15/3/2018).

“Sudah kantongi calon tersangka, hanya identitasnya belum bisa kita sebut,” ujar dia.

Jelas Rivo, meski penyidik Jaksa telah kantongi calon tersangka, namun belum bisa menetapkan tersangka. Pasalnya, penyidik masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan menyita dokumen.

“Dari awal tersangka sudah ada hanya masih penyidikan, pemeriksaan para saksi dan sita dokumen,” ucap dia.

Diberitakan sebelumnya, warga Baudaok Kornelis Besin dan Leonardus Bele melaporkan Kades Baudaok Robertus Ulu ke Kantor Kejari Belu pada 12 Januari lalu. Kades dilapor atas dugaan penyalagunaan dana Desa Baudaok Tahun Anggaran 2015 dan 2017.

Adapun kasus lain yang dilaporkan yakni, terkait pembangunan gedung PAUD tahun anggaran 2016 senilai Rp120 juta lebih yang tidak tuntas serta beberapa fasilitas lainnya yang sampai saat ini tidak terealisasi.

Tidak hanya itu juga pengadaan sapi sebanyak 18 ekor dengan total dana Rp 99 juta tahun anggaran 2016 sampai awal tahun 2018 ini belum terealisasi. Selain itu dana desa tahap I tahun anggaran 2017 berupa pengadaan tenun ikat kegiatan PKK, pelatihan kelompok tani pelatihan managemen aplikasi, penghijauan lingkungan hidup fasilitas olahraga tidak terlaksana.