Bobolnya Tanggul Penahan Air , Puluhan Rumah Terendam Air dan Lumpur
Laporan Mohammad Habibudin
Waingapu, NTTOnlinenow.com – Banjir yang terjadi di kampung Kalu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur disebabkan hujan intensitas tinggi yang melanda kota Waingapu mengakibatkan bobolnya tanggul penahan sungai sehingga meluapnya air dan lumpur di rumah warga.
Ketua RT 15/RW 5 Benyamin Mbalanjurumay ketika dikonfirmasi di lokokasi banjir Senin (26/2/2018) menjelaskan, banjir terjadi pada Minggu (25/2/2018) kemarin sekitar pukul 05.30 sore, mendadak saja luapan air sungai bersama lumpur yang melanda puluhan rumah warga disekitar RT 13, 14 dan 15.
“Banjir ini pernah terjadi pada tahun 1968 dan 1990 dan tahun ini kembali terjadi, sebenarnya harapan warga adanya tanggul penahan namun bobol juga sehingga air meluap hingga rumah-rumah warga, inipun kita jaga-jaga kalau hujan lagi bisa terjadi banjir susulan”kata Benyamin.
Menurutnya, banjir besar ini menghantam sejumlah ruas bronjong membuat puluhan rumah terendam air dan lumpur serta tanaman-tanaman warga seperti jagung dan sayuran mencapai panen semua tertidur akibat luapan banjir sangat besar.
Ia menambhakan, peristiwa ini telah di informasikan kepada Pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Timur dan Relawan untuk didata jumlah warga yang terkena banjir serta jumlah kerugian.
“Kami sudah melaporkan kejadian ini agar petugas pendataan segera turun ke lokasi bencana untuk di data kerugian yang menimpa warga setempat,”jelasnya.
Lanjut dia, kejadian tersebut Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora telah meninjau lokasi banjir kemarin dan memerintahkan aparatnya untuk segera mengambil langkah-langkah penanggulangan terutama penyaluran bantuan emergency kepada warga terkena bencana.

