Presiden Jokowi Minta Korpri Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) untuk menjaga netralitas organisasi serta menempatkan pelayanan masyarakat di atas kepentingan pribadi, organisasi dan golongan.

“Korpri harus bisa mempererat solidaritas para anggotanya dan juga mendorong pengembangan kompetensi Sumberdaya Manusia (SdM) agar manjadi aparatur yang profesional,” katanya dalam sambutan yang dibacakan Asisten II Setda Provinsi NTT, Alexander Sena pada upacara peringatan HUT ke-46 Korpri di alun-alun rumah jabatan gubernur NTT, Rabu (29/11/2017).

Presiden Jokowi mengatakan, peringatan HUT Korpri ke-46 tahun 2017 harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas. Menjadi momentum untuk melakukan lompatan besar demi mencapai kemajuan bangsa Indonesia.

Dia menegaskan, Korpri juga harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara Indonesia, termasuk ASN yang dapat menjadi perekat kebhinnekaan untuk melayani dengan jiwa dan semangat Pancasilais.

“Kita harus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pembangunan harus dilakukan dari pinggiran dan dari desa-desa, mulai dari pemerataan infrastruktur fisik hingga pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, peran Korpri menjadi sangat vital. Korpri harus bisa menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah,” tegasnya.

Baca juga : Pembangunan Bendungan Tidak Boleh Kurangi Kuota Embung

Lebih lanjut dikatakan, pada era globalisasi dan persaingan terbuka, terdapat banyak tantangan yang harus dihadapi. Inovasi dan perkembangan teknologi global, tidak hanya membawa kemudahan tetapi diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada publik.

“Tidak ada pilihan lain, kecuali menuntaskan program pembangunan nasional dengan menjunjung moralitas publik dengan berkepribadian Pancasilais,” ujarnya.

Usai upacara HUT ke-46 Korpri, dilanjutkan dengan penyerahan Tabungan Hari Tua (THT) dan pensiun yang dilakukan secara simbolis kepada lima orang ASN yang memasuki masa purnabakti per 1 Desember 2017.

Penyerahannya dilakukan oleh Asisten II, Alexander Sena didampingi Kepala Cabang PT Taspen Persero Kupang, Andy Purwadi. Kelima orang itu masing – masing, Yusuf Muhamad Saleh, Wilem Tunliu, Andreas Awen, Edmondus Nahak Seran dan Jakobus Haning.

Humas PT Taspen Persero Kupang, Hofni Baineno mengatakan, THT diberikan kepada ASN yang memasuki masa purnabakti berupa iuran atau premi selama bekerja. Sedangkan pensiun yang diberikan berupa gaji pensiun pertama.

Hofni menambahkan, penghargaan berupa pensiun diberikan kepada setiap ASN yang purnabakti dan dibayar setiap bulan selama hidup. Apabila di kemudian hari yang bersangkutan meninggal maka dilanjutkan oleh isteri atau suami yang dinikahi secara sah.