Satgas Yonif R 712/Wt Bersama Kelompok Tani Panen Raya Padi
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 712/Wiratama bersama kelompok tani giat makmur melakukan panen raya padi di dusun Haikrit, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Timor Barat perbatasan RI-Timor Leste, Sabtu (25/11/2017).
Hadir dalam panen raya padi diatas lahan seluas atau sebanyak lima hektare di dusun Lalosuk itu Dantsatgas Yonif Raider 712/WT, pemilik lahan, mitra kerja penyalur pupuk sekaligus marketing, beberapa pengusaha, Wadansatgas serta para warga kelompok tani.
Usai melakukan panen, Ramos Tae Bere selaku pemilik lahan kepada NTTOnlinenow.com menyampaikan, jenis padi yang ditanam sejak tiga bulan lalu impare enam. Penanaman dilakukan moderen ditanam berbaris menggunakan tali dengan jarak yang ditentukan. Hal itu dimaksudkan agar tanaman padi bebas tumbuh.
“Buktinya hasil panen bagus. Dibandingkan dengan lahan sebelah yang sudah dipanen jauh, tidak teratur tanam. Lihat saja batang dan bulir padinya besar. Bibit yang ditanam satu sampai dua batang, ini memudahkan tanam bebas tumbuh,” ujar Ramos.
Selain tanaman padi, dirinya bersama mitra kerja dan kelompok mengembangkan tanaman jagung hibrida dan jagung manis diatas lahan seluas lima hektare. Terkait hal itu lahan untuk budidaya jagung telah disiapkan.
“Selesai panen padi, kita akan garap lahan untuk tanam jagung jenis hibrida dan jagung. Rencana kita ke depan, akan kembangkan lagi lahan kosong untuk padi dan jagung. Harapan kita hasil panen jagung dan padi bisa kirim ke negara tetangga Timor Leste,” ujar dia.
Baca juga : Kades Mones : Sesuai Regulasi Kenapa Harus Takut Kelola Dana Desa
Dikatakan, kendala bagi warga petani adalah air, karena tidak berfungsi saluran air, ada saluran besar tapi tidak ada pembagian saluran ke sawah. Karena itu diminta PDAM harus mengatur mengambil air dari embung untuk kebutuhan warga kota Atambua.
“Kendala lainnya infrastruktur jalan di lokasi persawahan. Padahal hasil tanaman disini sangat menjanjikan untuk pertanian. Kita minta perhatian serius dari Pemerintah Daerah,” pinta Ramos.
Dansatgas Yonif Raider 712/WT, Letkol Inf. Elvino Kurniawan menyampaikan, selain tugas pokok pengamama perbatasan kita Satgas juga memiliki tugas di teritorial. Salah satunya pemberdayaan wilayah seperti di sektor pertanian juga sektor pendidikan, kesehatan dan beberapa lainnya. “Jadi itu masuk masuk dalam program Satgas pemberdayaan wilayah,” ujar dia.
Dijelaskan, Desa Manleten salah satu Desa binaan Satgas, dan terkait pemberdayaan wilayah di bidang pertanian, Satgas turut serta terlibat dalam mendampingi kelompok tani dalam peningkatan pertanian. “Hari ini kita bersama kelompok tani panen padi, dan tidak saja padi kita dukung rencana petani yang akan tanam jagung di awal bulan nanti,” ungkap Elvino.
Lanjut dia, kegiatan ini wujud manunggal TNI dan rakyat. Juga sebagai pertahanan masyarakat. Karena itu terimakasih dan apresiasi dari Satgas kepada warga Desa binaan yang telah bersedia bekerjasama dengan Satgas dalam rangka pembinaan wilayah.
“Salah satunya dengan mencanangkan ketahanan pangan, dengan hasil yang sangat baik dan memuaskan. Ke depan masih banyak lagi kegiatan yang akan dilakukan Satgas yang sangat bermanfaat untuk warga Belu. Kita selalu siap melayani dengan hati bagi warga di tapal batas,” pungkas Elvino.

