Bak Sampah Belum Berfungsi, Sampah Berserakan di Sudut Pasar Rakyat Kefamenanu

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Pasar Rakyat Kefamenanu yang baru saja dibangun atas kerjasama Kementerian Perdagangan RI dan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara melalui Dana Tugas Pembantuan Tahun 2016 terlihat kotor. Pasalnya segala jenis sampah berserakan di setiap sudut pasar, baik sampah basah, kering juga barang pecah belah yang sudah tidak berfungsi.

Masalah sampah yang merusak pemandangan Pasar Rakyat ini, bukan karena ketiadaan fasilitas penunjang seperti bak sampah. Namun karena belum difungsikannya dua bak sampah permanen yang sudah selesai dibangun di bagian samping pasar.

Sebelum pasar rakyat ini direhab, terdapat dua bak sampah besi berwarna kuning yang ditempatkan di depan pasar. Namun dua bak sampah ini raib setelah pasar dibangun baru.

Akibatnya banyak sampah bertebaran dan mengeluarkan aroma tak sedap. Pengunjung pasar tak jarang harus meludah atau menutup hidung ketika melewati depan pasar.

“Kalau lewat sini selalu saja tercium bau tidak sedap, sampah berserakan dimana – mana dan ini sangat menjijikkan”, ungkap Meni seorang ibu yang biasa berbelanja di pasar rakyat Kefamenanu.

Baca juga : Mabuk di Pesta Wisuda, Yaner Cs Diamankan di Mapolres TTU, Paginya Ditemukan Meninggal

Maria, salah satu pedagang di dalam pasar rakyatpun ikut keluhkan hal yang sama. “Bau busuk dari tumpukan sampah itu juga akan berdampak pada dagangan kami. Dagangan kami dikerumuni lalat dan orang pasti tidak mau berbelanja di sini. Jadi kami minta tolong agar bak sampah di samping pasar ini sudah bisa difungsikan dalam waktu dekat”, pinta Maria yang ditemui di pasar Rabu (25/10/2017).

Selain pengunjung dan pedagang pasar rakyat ini, warga di sekitar pasarpun ikut memrotes hilangnya dua unit bak sampah besi sebelum bak sampah permanen selesai dikerjakan.

“Seharusnya bak sampah itu jangan dulu dipindahkan ke tempat lain. Kan ini masih kerja bak sampah yang baru. Kami yang tinggal di sekitar pasar setiap hari menghirup bau busuk dari tumpukan sampah yang bercampur. Kami juga tidak menjamin bak sampah yang baru bisa berfungsi dengan baik. Menurut kami, bak sampah besi ini lebih tepat digunakan di pasar dibanding bak penampung yang permanen. Alasannya, jika penampung sampah penuh lebih mudah jika truk sampah datang untuk pindahkan isinya, kalau bak sampah permanen pasti petugas kebersihan akan lebih kewalahan dalam membersihkannya”. keluh seorang warga yang enggan disebut namanya.

Pantauan media ini, terdapat dua unit bak sampah besi berwarna kuning yang disimpan di depan tempat usaha pribadi pihak lain pada tempat yang berbeda. Diduga dua unit sampah besi kuning ini adalah yang selama ini digunakan pedagang pasar rakyat Kefamenanu. Satu unit bak sampah terlihat di depan salah satu kos – kosan di jalan Pisang arah terminal kefamenanu dan satu unit lainnya berada di salah satu kos – kosan arah Rumah tahanan kefamenanu. Inilah yang dimaksudkan warga seputar pasar rakyat agar dua unit bak sampah ini tetap dipakai sementara sampai bak sampah permanen sudah bisa difungsikan baru dipindahkan ke tempat lain agar kebersihan pasar tetap terjaga.