Bank NTT Berikan Door Prize Satu Ekor Sapi Kepada Nasabah

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Selain hadiah utama dan berbagai hadiah door prize yang peruntukkan bagi seluruh nasabah Bank NTT Cabang Kefamenanu, satu hadiah door prize menarik berupa satu ekor sapi berhasil diraih Jems Thaal, siswa kelas II SMP Negeri I Kefamenanu.

Hadiah door prize satu ekor sapi ini, menurut Pimpinan Bank NTT Cabang Kefamenanu, Endry Wardono merupakan wujud nyata dukungan Bank NTT terhadap Program Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara.

“Hadiah door prize utama satu ekor sapi, adalah sebagai wujud nyata dukungan Bank NTT Cabang Kefamenanu terhadap program pemerintah Daerah terutama Program Sari Tani”, ungkap Endri Wardono. Lanjutnya, “Sari Tani itu sebetulnya Tani terpadu, yakni tani dan ternak. Artinya kita semakin mendorong masyarakat untuk membudidayakan ternak karena kita tahu bersama bahwa selain Sumba, di daerah kita juga merupakan salah satu gudang ternak”.

Jems Thaal, siswa penerima hadiah utama door prize, satu ekor sapi ini, tidak menyangka akan bernasib mujur. Kepada Bupati Raymundus Sau Fernandes S.Pt dan Pimpinan Bank NTT Cabang Kefamenanu, berulang kali Jems mengucapkan banyak terimakasih.

“Terimakasih kepada bapak Bupati dan bapak Pimpinan Bank NTT dan seluruh karyawan karyawati Bank NTT Cabang Kefamenanu. Saya sangat senang menerima hadiah ini”, ungkap Jems penuh haru.

Baca juga : Bank NTT Cabang Kefamenanu, Gelar Undian Berhadiah Ratusan Juta Rupiah

Program Sari Tani dan Padat Karya Pangan (PKP) merupakan perpaduan dua program monumental yang selalu dikenang oleh masyarakat sasaran penerima program tersebut. Rakyat sebagai pemegang kedaulatan diberi kepercayaan untuk secara berkelompok mengelolah dana yang disiapkan pemerintah sebesar Rp 300 juta per desa untuk meningkatkan ekonomi melalui berbagai ekonomi produktif.

Dengan program Sari Tani, pemerintah telah memposisikan kembali hak-hak politik rakyat sebagai pemangku kedaulatan tertinggi. Rakyat tidak lagi diberikan sisa-sisa dari anggaran pembangunan, tetapi diberi mandat penuh untuk mengelolah anggaran sendiri.

Padat Karya Pangan (PKP) dan Sari Tani adalah jabaran dari sebuah gerakan cinta petani dan petani itu harus bekerja dengan lahan yang terukur dan komoditas yang ditanam harus berkualitas sehingga tidak hanya mencukupi kebutuhan makan untuk setahun saja. Selain itu, harus berpikir juga untuk cadangan masa tua.