30 Anak Paud Wadas di Desa Tohe Leten Dapat Makanan Tambahan Bergizi

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sebanyak 30 anak pendidikan usia dini (Paud) Wadas di Desa Tohe Leten, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indoneaia-Timor Leste mendapat tambahan makanan bergizi.

Menurut penasihat Paud Wadas, Yonas Engelbert Talok, pemberian makanan tambahan bergizi kepada 30 anak Paud Wadas sebagai bentuk dukungan gizi anak dari Pemerintah Desa.

“Tujuannya untuk memberi tambahan asupan gizi bagi anak-anak peserta pendidikan usia dini di Desa Tohe Leten,” ujar Talok yang juga Kepala Desa Tohe, Kamis (3/8/2017).

Dituturkan, usia anak dini merupakan usia yang penting dalam membentuk kecerdasan anak. Hal itu sangat membutuhkan perhatian dari seluruh elemen, orang tua dan Pemerintah. Oleh karena itu sangat penting dilakukan pemberian makanan tambahan bergizi bagi anak usia dini.

Baca juga : Anggota Komisi IX DPR RI Kunker ke Perbatasan Belu-Timor Leste

“Dengan pemberian makanan tambahan bergizi itu pertumbuhan anak-anak Paud Wadas di daerah perbatasan lebih sempurna dalam upaya terciptanya generasi muda bangsa Indonesia yang sehat dan berkualitas,” harap dia.

Dijelaskan, kegiatan PMT ini juga sebagai rangsangan kehadiran dan keaktifan, juga sebagai bentuk dukungan pemerintah Desa terhadap pembentukan karakter generasi muda bangsa sejak dini.

“Kegiatan ini sumber dana Desa tahun 2017 sebesar Rp 19.110.000. Kegiatan dilakuka 18 kali dengan menu nasi, daging sapi, ikan, sayur, telur, susu dan bubur kacang hijau,” terang Talok

Tambah dia, hadir dalam kegiatan pemberian makanan tambahan bergizi itu Pengelola Paud Wadas Maximus E. Mali, Tutor Paud Maria Delvina Ikun dan Maria Hermelinda Sose serta Bunda Paud Selviana Soi.