Ferry Kase Sosialisasi Empat Konsensus Nasional di Perbatasan RI-Timor Leste

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Anggota MPR RI, Ferry Kase mensosialisasikan empat konsensus nasional atau dasar kehidupan berbangsa dan bernegara kepada warga di wilayah Timor Tengah Utara perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Menurut Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu, sosialisasi empat konsensus nasional yakni Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dilakukan pada tanggal 13 Juni 2017.

“Bulan lalu sudah kita lakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada warga Desa Oeolo Kecamatan Musi, Kabupaten TTU,” ungkap Kase yang ditemui, Kamis (3/8/2017) di Atambua.

Dikatakan, Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara yang harus terus digelorakan untuk membentengi diri warga Indonesia khususnya warga yang berada di batas negara Indonesia dan Timor Leste.

Baca juga : 30 Anak Paud Wadas di Desa Tohe Dapat Makanan Tambahan Bergizi

Tidak saja itu, jelas Kase sosialisasi empat konsensus nasioanal yang menjadi dasar kebangsaan itu penting bagi para generasi bangsa masa depan, karena belakangan ini banyak masalah yang terjadi dimana sangat berpengaruh pada rasa nasionalisme bangsa.

“Saya melihat kondisi terakhir saat ini, nilai-nilai Pancasila mulai tergerus oleh pemikiran yang tidak sejalan dengan Pancasila. Pengertian Pancasila sering diselewengkan dan praktiknya ditinggalkan oleh anak bangsa. Oleh karena itu sangat penting dilakukan sosialisasi empat pilar itu,” ujar anggota Fraksi Partai Hanura itu.

Masih menurut Kase, Pancasila sebagai kontrak sosial yang muncul dari sebuah negara baru yang menggabungkan tradisi dan pengalaman sejarah yang beranekaragam menjadi sebuah persatuan yang bersifat sukarela di bawah bendera Republik Indonesia, oleh sebab itulah Pancasila sangat penting.

Lebih dari itu, Pancasila itu sendiri sebagai sebuah pondasi dasar yang menopang serta memberi arah bagi perjalanan kehidupan Bangsa dan Negara Indonesia. Dalam sosialisasi kemarin dia mengingatkan kembali pada warga pentingnya empat pilar kebangsaan itu.

“Kita mendorong seluruh lapisan masyarakat, baik itu organisasi kemasyarakatan maupun secara individu bahwa pancasila adalah way of life, karena kita berbangsa dan bernegara di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkas Kase.