Wisata Religi, Inafeto Lalean Diarak Melalui Laut Atapupu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Tahun kelima umat Katolik di Paroki Santa Stella Maris Atapupu menggelar tradisi rohani perarakan Inafeto Lalean (Bunda Surgawi) atau patung Triharta Iman melalui laut Atapupu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Senin (31/7/2017).

Puncak prosesi Inafeto Lalean melalui pantai digelar setelah seluruh rangkaian perarakan atau ziarah patuh suci oleh umat di setiap lingkungan Paroki sejak tanggal 25 Juli pekan lalu di wilayah Indonesia yang berbatasan dengan Negara Timor Leste itu.

Sebelum diarak melalui pantai, Minggu sore umat menyalakan seribu lilin di teluk atau pelabuhan gurita, Desa Dualaus. Keesokannya Senin, belasan perahu nelayan telah disiapkan umat untuk mengarak patung inafeto Lalean melalui perairan Atapupu.

Dua perahu digabung jadi satu yang dihiasi umat untuk mengangkut patung bunda Surgawi. Prosesi dimulai dari teluk gurita pukul 15.00 Wita, perahu yang mengangkut patung berada di depan diikuti belasan perahu yang ditumpangi umat sambil berdoa sepanjang prosesi.

Sebagian umat lain menunggu prosesi Inafeto Lalean dan patung Kristus di TPI, Abat, Desa Jenilu. Tiba di lokasi, umat Katolik menyambut patung diiringi doa bersama oleh umat. Oleh umat, patung tersebut diarak kembali ke gereja Atapupu.

Baca juga : Umat Paroki Atapupu Gelar Prosesi Inafeto Lalean

Rangkain prosesi tersebut yang dimulai sejak awal hingga akhir mendapat pengawal ketat dari keamanan gereja serta aparat keamanan dari pihak Kepolisian dan TNI yang bertugas di tapal perbatasan kedua negara itu.

Ketua Panitia Pelaksana Marianus Genara yang dihubungi media, Selasa (1/8/2017) mengatakan, prosesi Inafeto Lalean yang dilakukan umat Katolik di Atapupu tahun ini untuk menyambut hari ulang tahun Paroki Stella Maris Atapupu yang ke 134 pada tanggal 1 Agustus hari ini.

“Kemarin puncak prosesi Inafeto Lalean lewat laut sudah kita lakukan. Rangkain prosesi itu umat mengenang misi gereja atas penyebaran agama Katolik pertama di pulau Timor dan hari ini kita lakukan perayaan misa memperingati ulang tahun Paroki Santa Stella Maris yang ke-134 tahun,” terang dia.

Untuk diketahui, prosesi triharta iman itu dilakukan selama seminggu mulai sejak tanggal 25 di Stasi Silawan kemudian bergeser ke Stasi Seroja Mota’ain. Hari ketiga di Stasi Kenebibi, selanjutnya hari keempat ke Stasi Ainiba kemudian hari kelima di Stasi Lakafehan. Hari keenam ke pelabuhan Gurita dan puncak hari ketujuh patung Inafeto Lalean diarak melalui laut Atapupu  ke Gereja Atapupu.