Presiden Jokowi menutup Festival 1001 kuda sandelwood, Dinobatkan Sebagai Rato

Bagikan Artikel ini

Laporan Mohammad Habibudin
Waitabula, NTTOnlinenow.com – Kehadiran Presiden RI Joko Widodo di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) Rabu (12/7/2017) untuk menghadiri festival tenun ikat sekaligus menutup acara puncak festival 1001 kuda sandel wood, Presidenpun dinobatkan sebagai Rato di Sumba Barat Daya sebagai penghargaan dan ucapan terima kasih atas kunjungan Presiden Jokowi.

Atas kunjungan Presiden Joko Widodo bersama ibu negara Iriana Joko Widodo di SBD, ribuan masyarakat memadati lapangan Galatama berhadapan dengan rumah Jabatan Bupati SBD,yang didampingi oleh ketua Dekranasda serta para pimpinan daerah mendapat sapaan hangat dan penuh suka cita.

Bupati Sumba Barat Daya, Markus Dairo Talu, ketika dikonfirmasi Kamis (13/7/2017) mengatakan, kunjungan Presiden Jokowi di SBD dalam rangka menyaksikan langsung pelaksanaan parade 1001 kuda sandelwood dan parade tenun ikat Sumba “Jadi acara ini merupakan rangkaian kegiatan yang digelar mulai dari Kabupaten Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat hingga berakhir di Sumba Barat Daya,”kata Dairo Talu.

Presiden juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan para penenun serta menaiki kuda sandel wood yang disambut dengan Payawou dan Pakalakka khas Sumba yang di pandu oleh Bupati SBD.

“Ini artinya Indonesia beragam keberagamaan yang masing-masing keragaman memiliki keunikan untuk menjadi daya tarik pengembangan pariwisata, jadi kita harus memaknai kebanggaan itu sebagai bingkai Bhineka Tunggal Ika,”ungkapnya.

Dairo Talu menuturkan kehadiran Presiden Jokowi di Sumba Barat Daya bisa membawa harapan baru untuk masyarakat SBD karna sejak dahulu belum ada Presiden yang mengunjungi Sumba Barat Daya, hal ini tentunya kami bangga bersama masyarakat SBD bisa menyaksikan langsung kehadiran Presiden.

“Yah,, kami juga menginginkan Presiden melihat langsung kekurangan-kekurangan yang masih ada di SBD seperti sarana air bersih, infrastruktur dan penerangan di daerah kami,”harapnya .