Benny Kabur Harman, Gelar “BKH Futsal Challenge” di Manggarai

Bagikan Artikel ini

Laporan Marten Don
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Dalam rangka untuk memasyarakatkan olahraga Futsal, Benny Kabur Harman (BKH) menggelar “BKH Futsal Challenge” di Gelanggang Olahraga (GOR) dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Manggarai, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Demikian, BKH melalui staf ahlinya, Aleksis Arman Jaya, kepada Wartawan, Jumat, 23 Juni 2017 petang di Ruteng.

Kegiatan ini dilaksanakan, lanjut Aleks, pertama, melihat begitu besarnya animo masyarakat NTT dibidang olahraga, namun belum begitu memasyarakatkannya. Sementara diluar daerah seperti di Jawa, bahkan diluar negeri, olahraga ini sudah begitu besar dan mendunia atau sudah menjadi salah satu olahraga yang sangat diperhitungkan. Sehingga dengan demikian BKH merasa terpanggil dan bertanggungjawab untuk memasyarakatkannya.

Kedua, olahraga ini salah satu media untuk membina bakat dan minat kaum muda serta mengisi kekosongan mereka agar waktunya tidak sia-sia atau terlewatkan begitu saja dengan kegiatan-kegiatan yang tidak produtif.

Kegiatan ini tidak ada hubungannya dengan Politik, apalagi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) NTT 2018 mendatang, tegas Aleksis.

BKH, kata dia, hanya ingin memasyarakatkan olahraga ini kepada seluruh masyarakat di NTT dan diharapkan kedepannya bisa mendunia.

Baca : Pimpin Penggusuran, Bupati Manggarai Disambut Caci Maki Warga

Kegiatan itu akan dibuka sendiri oleh BKH. Pertandingannya akan berlangsung selama 2 (dua) hari terhitung sejak, Sabtu, 24-25 Juni 2017.

Total 22 tim Futsal yang akan bertanding, yang tergabung dari 4 kabupaten, yaitu Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur dan Ngada. Masing-masing tim menyiapkan 5 orang peserta.

Kepada peserta pemenang lomba akan mendapatkan hadiah medali dan uang tunai, yaitu juara I sebesar Rp. 5 juta, juara II sebesar Rp. 4 juta, dan juara III sebesar Rp. 3 juta.

Futsal ini, kata dia, bukan merupakan satu-satunya olahraga yang diperhatikannya, tetapi hanyalah sebagai langkah awal dari BKH dalam rangka memasyarakatkan olahraga tersebut.

Namun tidak menutup kemungkinan kedepannya olahraga lain, juga akan diselenggarakannya, tutupnya.