Sosialisasi Kanker di SDI Woang Dapat Rekomendasi Dinkes dan Dinas PK

Bagikan Artikel ini

Laporan Marten Don
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Sebagaimana berita yang pernah dilansir media ini sebelumnya, Selasa, 6 Juni 2017 berjudul “Masyarakat Diminta Waspadah Terhadap Isu Pengambilan Sample Darah”.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun media ini sebelumnya, bahwa salah satu sekolah yang menjadi sasaran target kelompok tersebut adalah SDI Woang, kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Flores, NTT.

Selasa, 6 Juni 2017 siang sejumlah awak media di Ruteng menyambangi sekolah tersebut dan bertemu dengan sejumlah guru-guru disana untuk mengkonfirmasi terkait hal itu.

Kepada wartawan, pihak sekolah membenarkan hal itu, namun menurut mereka telah lembaga tersebut telah mendapat rekomendasi dari dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Manggarai.

Baca : Bupati Manggarai Geram, Pihak Terkait Diminta Tertibkan Bangunan Liar

Dalam rekomendasi tersebut tidak menyebutkan pegambilan sample darah, tetapi hanya penyuluhan atau sosialisasi penyakit kanker saja.

Mereka berasal dari Lembaga Pengayom Masyarakat Peduli Kanker (LPMPK) yang berkantor pusat di Jakarta, di Jalan Kampung Baru Nomor 51 Pondok Pinang Jakarta Selatan.

Kepada wartawan mereka menunjukan rekomendasi dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, bernomor 660/UP.800/ Dinkes/ V/ 2017 dan dinas PK Manggarai, Nomor Din. Pend. 420/ 286/ V/ 2017.

Dalam rekomendasi tersebut, terdapat 4 poin yang akan disosialisasikan, yaitu 1. Mengenali dan mendeteksi gejala awal penyakit, khususnya penyakit kanker dan tumor. 2. Mengenali makanan atau jajanan instan yang mengandung zat pengawet, pemanis, pewarna yang bisa memicu suatu penyakit, khususnya sel kanker dalam tubuh. 3. Cara memilih bahan makanan dan sayuran yang sehat. 4. Cara menanggulangi dan menghindari makanan secara umum.