Para Atlet Diminta Berprestasi dalam Olahraga dan Pendidikan

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya meminta para atlet agar tidak saja berprestasi dalam bidang olahraga tetapi juga harus berprestasi dalam bidang pendidikan. Keterlibatan dalam olahraga harus disertai dengan keaktifan dalam proses belajar di sekolah.

“Saya meminta kepada para atlet untuk menjaga keseimbangan antara prestasi di arena olahraga dan di sekolah. Keterlibatan dalam olahraga harus disertai dengan keaktifan dalam proses belajar di kelas,” kata Lebu Raya saat membuka kegiatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) II Provinsi NTT Tahun 2017 di Gelandang Olahraga (GOR) Flobamorata, Kupang, Selasa (16/5/2017).

Menurut Gubernur Lebu Raya, pertandingan olahraga dan proses pembelajaran di sekolah saling melengkapi dalam membentuk karakter manusia yang utuh.

“Arena olahraga membentuk seseorang untuk bersikap sportif dan jujur. Sementara, pendidikan di sekolah lebih terarah pada kemampuan intelektual dan keterampilan teknis siswa- siswi. Namun dalam dalam lingkungan dan situasi apapun, saya menghimbau kepada anak-anakku sekalian agar tetap menjaga semangat kebhinekaan dan menjunjung tinggi ideologi pancasila dalam diri masing-masing,” ujarnya.

Lebu Raya menyampaikan apresiasi yang besar kepada para atlet Kempo NTT yang telah dipilih untuk mewakili Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Kempo di Amerika Serikat pada Bulan Juli sampai dengan Agustus 2017 mendatang.

Baca : Dialog Kerukunan Lintas Agama Sedaratan Timor Hasilkan Sembilan Rekomendasi

Pemerintah Provinsi NTT telah mengalokasikan dana untuk mendukung keikutsertaan para atlet dalam kejuaraan ini. Para atlit yang akan diberangkatkan ke Amerika tersebut dipilih karena prestasi yang telah diraih pada berbagai ajang regional maupun nasional.

“Prestasi ini hanya dapat dicapai melalui kedisiplinan, keseriusan dan keuletan dalam latihan yang berkesinambungan. Karena itu, saya menghimbau kepada para atlet yang bertanding dalam POPDA ini untuk menjaga kesehatan,pola makan serta tidak boleh bergadang,” tandas Lebu Raya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT, Nahor Talan dalam laporannya menjelaskan, POPDA II tersebut merupakan wahana untuk menjaring atlet-atlet potensial serta memperkuat persatuan dan kesatuan antar pelajar se-NTT.

“Ajang ini diharapkan dapat menghasilkan atlet-atlet yang mampu memberikan pretasi dan mengharumkan NTT pada POPNAS 2017 di Jawa Tengah dan PON 2020 di Papua,” jelas Nahor.

POPDA II Provinsi NTT Tahun 2017 diikuti 18 Kabupaten/Kota se-NTT, minus Kabupaten Malaka, Sumba Barat, Lembata dan Manggarai Timur. Sejumlah 717 atlet akan berlaga dalam lima cabang olahraga yang dipertandingkan yakni Tinju,Kempo, Pencak Silat, Taekwondo dan Atletik. POPDA tersebut akan berlangsung dari 15 sampai dengan 19 Mei 2017.