Pendaftaran Pelelangan Jabatan Kadis Perikanan dan Pendidikan Dibuka

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Setelah Kementerian Dalam Negeri Menyetujui permohonan dari Pemerintah Kota Kupang, untuk mengisi dua jabatan Kepala Dinas yang lowong pada Dinas Perikanan dan Dinas Pendidikan, pihak pemerintah Kota Kupang telah membuka pendaftaran bagi pejabat untuk mengikuti seleksi pengisian kedua jabatan tersebut. Pendaftaran pelelangan kedua jabatan itu telah dibuka sejak tanggal 23 April dan akan berakhir 15 Mei 2017.

Demikian dikatakan Kepala Badan Kepagawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Kupang, Daud Djirah kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (28/4/2017).

Ia mengatakan, sejak dibukanya pendaftaran untuk seleksi, baru empat pejabat eselon III yang datang mendaftar, yaitu untuk dinas Pendidikan satu orang, dan dinas perikanan sebanyak tiga orang yang sudah mendaftar. Menurutnya, pelelangan jabatan saat ini merupakan kali keduanya dilakukan oleh pemerintah Kota Kupang, namun pelelangan jabatan untuk kali kedua saat ini, sepertinya minim peminat.

“Pelelangan jabatan pertama, banyak pejabat yang datang melamar. Namun kali ini sepi peminat. Sepi peminat mengikuti lelang jabatan, mungkin disebabkan aturan yang selalu berubah sehingga dianggap sulit. Sangat disayangkan karena Sebagai ASN mau kembangkan karir harus mengikuti semua aturan. Tapi saya optimis masih ada pejabat yang mau mendaftar menjelang hari penutupan pendaftaran,” katanya.

Baca : Teten Masduki Ajak Komunitas Perempuan di NTT Konsumsi Ikan

Ia mengaku, lelang jabatan kali ini lebih diprioritaskan untuk pejabat eselon III, tapi tidak menutup kemungkinan untuk pejabat eselon II, hanya saja, untuk eselon II harus mengundurkan diri dari jabatan saat ini, sehingga kalau sampai terjadi, maka ada lagi jabatan yang lowong, sehingga nantinya dilakukan pelelangan ulang. Untuk itu, kata Djirah, lebih baik kalau proses pelelangan ini hanya diikuti pejabat eselon III.

Ketika disinggung soal tim penguji, apakah sudah disiapkan atau belum. Djirah mengaku, tim penguji sudah disiapkan oleh pemerintah yang terdiri dari akdemisi, pakar, pejabat eselon II di Pemerintahan. Hanya saja, surat Keputusan (SK) untuk pengesahan tim penguji belum ditandatangai oleh Walikota Kupang.

“Mungkin dalam waktu dekat Walikota sudah menandatangani SK tim penguji, sehingga tim ini sudah bisa bekerja,” katanya.