850 Aparat Gabungan Amankan Hari Raya Paskah di Belu dan Malaka

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sebanyak 850 aparat gabungan dari Polres Belu, Brimob, Kodim, Sub Danpom, Dishub Belu, Satpol PP dan Senkom siap mengamankan perayaan Hari Raya pesta Paskah umat Kristiani di Kabupaten Belu dan Malaka, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

WakaPolres Belu, Kompol Okto Wadu Ere menyampaikan hal itu kepada media usai kegiatan apel gelar pasukan operasi semana santa turangga-2017 di MaPolres Belu, Rabu (5/4/2017).

Dikatakan, pengamanan perayaan Jumat Agung dan pesta Paskah dengan sandi operasi samana santa turangga-2017 dimulai hari ini sampai dengan tanggal 19 April mendatang. Kekuatan yang dilibatkan dari Polisi 450 personel, TNI 225 dan sisanya instansi terkait.

“Kita libatkan juga PLN, pemadam kebakaran, Dinkes dan Basarnas. Semua lini kita siagakan, kalau ada masalah tugas, fungsi masing-masing sudah bergerak,” ujar dia.

Jelas Okto, upacara apel gelar pasukan dimaksud untuk mengecek kesiapan personel, sarana prasaran dan lain-lain sebagainya. Nantinya seluruh personel akan siaga di setiap gereja dimana umat Kristiani menjalankan perayaannya.

Baca : Kodim 1605/Belu Jadi Percontohan IPAL Pertama di Indonesia

Sebelumnya telah dilakukan latihan pra operasi selama dua hari Selasan kemarin dan Senin kemarin dulu menyiapkan anggota menyatukan pemahanan, cara bertindak, pengendalian apakah itu wanteror, bom atau kecelakan seperti apa sudah kita sinergitas.

“Setiap gereja kita lakukan pengamanan. Ada beberapa gereje yang kita steril yakni, gereja Katedral, Polycarpus dan di Malaka. Distribusi personel disetiap rumah ibadat disesuaikan dengan banyaknya umat seperti di Katedral dan Polycarpus personelnya satu-satu regu,” urai Okto.

Dituturkan, hingga dengan saat ini suasana jelang hari raya Paskah di wilayah Belu dan Malaka terbilang aman dan kondusif. Namun kewaspadaan tinggi sejak dini penting guna mengantisipasinya apalgi wilayah NTT operasi samana santa.

“Kita bentuk pencegahan dan patroli. Selain pengamanan di rumah-rumah ibadat, pengamanan dilakukan juga di tempat objek wisata pantai Atapupu,” ujar dia.

Dikatakan, dalam giat apel gelar pasukan diundang juga dari tokoh agama Islam, lintas agama lain dengan maksud untuk sama-sama memberikan kesadaran toleransi agar umat yang sementara melaksanakan ibadat supaya diberikan perhatian khusus keamanan dan kenyamanan.

“Harapan kita sebagai aparat di perbatasan dan masyarakat, seluruh rangkain proses perayaan hari raya Paskah berjalan aman tenteram dan nyaman hingga selesai operasi samana santa,” pungkas Okto.