Alokasi Dana Sertifikasi Lahan Tahun 2017 Sebesar Rp.300 juta

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Untuk mensertifikasi lahan-lahan milik pemerintah Kota Kupang yang belum bersertifikat sampai dengan tahun 2017, Pemerintah Kota Kupang mengalokasikan dan sebesar Rp.300 juta. Namun jumlah lahan yang disertifikasi belum bisa ditentukan karena masih menunggu proses dokumen-dokumen yang belum lengkap.

Demikian dikatakan Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan, Setda Kota Kupanh, Yanuar Dally kepada wartawan di Balai Kota Kupang, Selasa (14/3/2017).

Dikatakan, pemerintah Kota Kupang terus mengupayakan untuk melakukan sertifikasi lahan, karena dikhawatirkan, lahan-lahan tersebut kembali diokupasi oleh masyarakat. Selain itu, ngototnya pemerintah untuk sertifikasi lahan karena masalah ini sudah menjadi temuan BPK setiap tahunnya, sehingga atas kerja sama pemerintah dan DPRD, setiap tahun selalu ada dana yang dialokasikan untuk sertifikasi lahan.

Baca : Pemkot Terus Pantau Labeling Miras

“Tahun lalu, kami telah mensertifikasi lahan sebanyak 10 lahan milik, termasuk Pustu Oebufu, yang lahanya dibeli dari pemilik lahan yang juga Anggota DPRD Kota Kupang, Paulus Manafe, seluas 1000 meter persegi,” Ujarnya.

Ditambahkan, proses sertifikasi lahan milik pemkot selama ini masih memiliki kendala, karena pasca penyerahan aset dari Kabupaten induk, kepada pemerintah Kota Kupang, tidak disertai dengan dokumen-dokumen kepemilikan. sehingga pihaknya menelusuri keberadaan dokumen, atau mengurus kembali dokumen-dokumen keabsahan kepemilikan lahan agar bisa disertifikasi.