Slamet Anggota KOSTI Malang Dapat Penghargaan Dari Dandim Nurdihin

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Slamet Sutikno (75) tahun, salah satu anggota pecinta sepeda tua yang tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) asal Malang, Jawa Timur menjelajahi wilayah Belu perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Pria kelahiran tahun 1942 silam asal Propinsi Jawa Timur tiba di perbatasan Belu setelah mengelilingi daerah lain menggunakan sepeda tua langsung menyambangi Kantor Makodim 1605/Belu guna meminta tanda sebagai bukti bahwa sudah menjelajah sampai ke Belu yang berbatasan dengan Timor Leste.

Slamet yang mengendarai sepeda tuanya tiba di Makodim Belu, Senin (6/3/2017) langsung diterima Dandim 1605/Belu, Letkol Czi Nurdihin Adi Nugroho. Atas kecintaannya terhadap tanah air dan semangat olahraga menggunakan sepeda tua Dandim memberikan piagam penghargaan dan sebuah topi bertuliskan Kodim 1605/Belu.

Menurut Slamet, dirinya telah mengelilingi wilayah Indonesia dan Asia Tenggara menggunakan sepeda tuanya selama 1 tahun 25 hari dimuali dari Kota Malang. Beberapa daerah yang telah dijelajahi Surabaya, Semarang, Cirebon, Jakarta, Merak, Bakahauni, Medan, Sabang, Batam, Pontianak, Serawak, daerah Kalimantan, Sulawesi, Ambon, Papua dan NTT.

Baca : Belu CB Club Gandeng Satlantas dan Koramil 02 Tanam Pohon

Selain itu juga wilayah asia tenggara yang dikelilingi antara lain, negara Singapore, Kuala Lumpur, Brunei Darussalam. Setelah dari Kodim, pihaknya akan silaturahmi ke Polres Belu, Dinas Pariwisata, Dinas PPO dan Bupai Belu guna meminta tanda tangan sebagai bukti telah sampai ke Belu.

“Sakarang saya di NTT dan hari ini di Kabupaten Belu perbatasan dengan RDTL. Setelah ini saya akan melanjutkan bersepeda ke Timor Leste,” ujar dia.

Maksud dari bersepeda mengelilingi seluruh wilayah Indonesia jelas dia yakni, untuk mengenal warga Indonesia yang beragam suku, budaya dan agama juga mengenal seluruh wilayah NKRI dari sabang hingga merauke. Juga sekaligus membudayakan model sepeda tua kepada seluruh warga Indonesia.

“Disamping itu bersepeda keliling juga untuk membina fisik supaya tetap sehat dan bugar. Meski sangat sederhana, saya sangat bangga dengan Pak Dandim Belu yang perhatian dan peduli berikan penghargaan dan topinya,” kata Slamet.