Gerakan Tanam Serentak TNI Dukung Swasembada pangan di Malaka

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Malaka, NTTOnlinenow.com – Tentara Nasional Indonesia satuan Kodim 1605/Belu bersama Pemerintah Kabupaten Malaka melakukan penanaman padi di wilayah Dusun Bakateu, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Kamis (16/2/2016)

Gerakan tanam serentak oleh TNI mendukung upaya khusus swasembada pangan dan Revolusi Pertanian Malaka (RPM) dihadiri Dandim 1605/Belu Letkol.Czi.N.Adi Nugroho, Kadistan Malaka Yustinus Nahak, Kadis Prasarana Distan, Fridus Neon Basu, Anggota DPRD Malaka, Camat Malaka Tengah, Danramil 1605-04/ Betun, Danramil 1605-05/ Kobalima, Danramil 1605-09/ Biudukfoho beserta anggotta dan Kepala Desa Wehali.

Kegiatan tanam serentak merupakan wujud kepedulian TNI dalam mendukung swasembada pangan dan bersinergi dengan pemerintah Kabupaten dalam mendukung serta mewujudkan program swasemda pangan yang dicanangkan Pemerintah Pusat.

Baca : Film “NOKAS” Tayang Perdana di Kupang

Selain itu juga salah satu wujud TNI satuan Kodim 1605/Belu dalam rangka membantu serta mendukung program kerja Bupati dan Wakil Bupati Malaka dalam bidang pertanian yakni program revolusi pertanian di wilayah Malaka yang berbatasan langsung dengan distric Kovalima, Suai negara Timor Leste.

Dandim 1605/Belu, Letkol Czi. N.Adi Nugroho kepada NTTOnlinenow.com mengatakan, kegiatan gerakan serentak penanaman padi mendapat dukungan dari Pemerintah Malaka guna mewujudkan program swasembada pangan di wilayah Kabupaten Malaka.

Tidak saja itu, selain program upaya khusus mendukung swasembada pangan TNI juga siap dan selalu mendukung program Pemerintah Bupati dan Wakil Bupati Malaka yang telah dicanangkan yakni program revolusi pertanian Malaka. Meski memiliki keterbatasan TNI akan tetap melakukan pendampingan dan memotivasi warga untuk terus bekerja.

Wilayah Kabupaten Malaka memiliki potensi pertanian yang sangat menjanjikan, dimana lahan persawahan yang sangat luas membentang. Akan tetapi, baru sebagian lahan saja yang dimaksimalkan, sementara sebagian besar lahan tidur yang kosong belum dimanfaatkan warga. Pada prinsipnya, TNI melalui personel di Koramil dan Babinsa akan selalu dukung dengan melakukan pendampingan bagi para warga petani untuk terus bekerja menanam padi.

“Potensi pertanian di wilayah Malaka sangat besar dan bisa jadikan Malaka lumbung pangan apabila semua lahan kosong yang ada dikelola warga mejnadi lahan cetak sawah,” ungkap dia.