DPRD Kembali Usul Dua Ranperda Inisiatif, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, kembali mengusulkan dua rancangan peraturan daerah (Ranperda) inisiatif DPRD Kota Kupang dalam sidang I, DPRD Kota Kupang. Kedua Ranpeerda itu sudah disepakati di dalam rapat Baleg, namun masih perlu dikaji oleh akademisi terkait naskah akdemiknya.

Demikian disampaikan anggota Baleg DPRD Kota Kupang, Daniel Hurek kepada wartawan usai rapat Baleg, Kamis (26/1/2017).

Hurek mengatakan, dua ranperda usul inisiattif DPRD Kota Kupang, adalah ranperda menyangkut pariwisata, yaitu soal rencana induk pembangunan kepariwisataan Kota Kupang, sedangkan ranperda yang kedua berkaitan dengan lingkungan hidup.

“Perda kepariwisataan Kota Kupang sangat penting, karena sampai saat ini kita belum memastikan destinasi wisata Kota Kupang dimana, industri wisata apa yang dikembangkan, dan pola pemasaran seperti apa pariwisata. Padahal kita ketahui Kota Kupang sempat digagas menjadi kota jasa dan kota transit pariwisata, oleh mantan Walikota Kupang terdahulu, Almarhumah Samuel Kristian Lerik. Oleh karena itu mesti ada destinasi wisata unggulan ditengah kota baik destinasi sejarah, religius, maupun destinasi alam, sehingga kita pandang perlu untuk mendorong Perda tersebut,” jelas Hurek.

Sementara untuk Perda lingkungan hidup, kata Hurek, menjadi penting karena bicara soal bantaran kali yang didalam ada sumber daya air, pengelolaan ruang terbuka hijau harus ditata, apalagi Sinode GMIT lewat Ketuanya yang baru, Pdt. Merry Kolimon,  punya program tanam air, dengan meminta masyarakat membuat sumur resapan disetiap rumah masing-masing warga Kota Kupang.

”Menyangkut Ranperda lingkungan hidup sudah siap. Namun untuk pariwisata masih butuh waktu karena agak luas cakupannya.  pasti akan ada studi untuk naskah akademis, sehingga sesuai kesepakatan kalau tidak bisa terjangkau maka tahun ini, maka tahun depan baru dibahas,” Kata Hurek.