Kementerian PUPR Lelang Dua Paket Proyek Untuk Kabupaten Belu
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia melakukan pelelangan dua paket proyek untuk Kabupaten Belu.
Bupati Belu, Willybrodus Lay yang dikonfirmasi NTTOnlinenow.com, Kamis (12/1/2017) membenarkan, dua paket yang dilelang itu antara lain, paket pengembangan jaringan perpipaan di lokasi Molos Oan dan peningkatan kualitas kawasan pemukiman kumuh di Kota Atambua, Kabupaten Belu perbatasan Indonesia dan Timor Leste.
“Untuk paket pengembangan jaringan perpipaan Molos Oan dengan HPS senilai Rp 6,22 miliar, sementara untuk peningkatan kualitas kawasan pemukiman kumuh dengan HPS senilai Rp 2,88 miliar,” ujar dia.
Baca : Pemkot Ajukan Lagi 13 Ranperda Dalam Sidang I
Menurut Lay, ini merupakan satu kebanggan bagi Kabupaten Belu dan bersyukur atas berkat seluruh pihak karena mendapat dua proyek dengan anggaran APBN. Nantinya seluruh proses dan tahapan-tahapan pelelangan hingga selesai akan dilakukan di Kupang.
Dikatakan, perhatian dari Pemerintah Pusat untuk kabupaten perbatasan Belu sangat membantu. Apalagi dengan kondisi wilayah Belu yang salama ini kita tahu sangat kesulitan dengan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Urusan Air Molos Oan sudah dilakukan dari lama tapi tidak bisa tuntas dan dan puji syukur baru bisa terealisasi di era kami dan urusan masalah adat sudah kita selesaikan baru-baru ini. Selain itu juga akan kita lakukan penataan lingkungan jalan dan lain sebagainya. Ini satu kebanggan untuk kita dan bersyukur semua berjalan lancar berkat semua pihak,” jelas Lay.
Sementara itu ketika disinggung soal para pejabat yang melamar untuk sembilan jabatan yang lowong jelas dia, sejauh ini prosesnya sedang berjalan dan beberapa pejabat esalon III telah mendaftarkan diri ke BKD sesuai syarat yang ditentukan hingga penutupan di tanggal 21 mendatang.

