Nasdem Minta Alokasi Anggaran Untuk SKPD Tidak Ditambahkan

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Fraksi Nasdem DPRD Kota Kupang, meminta kepada pemerintah Kota Kupang, agar tidak menganggarkan lagi anggaran tambahan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang penyerapan anggarannya dibawah 50 persen.

Penegasan itu disampaikan Ketua Fraksi Nasdem. Nikki Uly dalam lanjutan sidang Pembahasan Perubahan APBD Kota Kupang tahun 2016.

Menurutnya, jika ada alokasi anggaran tambahan, maka akan membebani SKPD karena tahun anggaran 2016 tersisa dua bulan lagi, sehingga tidak mungkin alokasi anggaran tambahan bisa dikelola dengan baik dan bisa saja menjadi Silpa, atau kemungkinan terburuk, kalau pekerjaan fisik maka akan terbengkalai.

Baca : DPRD Beri Penghargaan Kepada Pemkot Atas Pengukuhan Formapes

Menanggapi permintaan Ketua Fraksi Nasdem, Walikota Kupang, Jonas Salean dalam kesempatam yang sama mengaku, minimnya realisasi anggaran, bukan karena pekerjaan yang masih dibawah standar, tetapi pembayaran termin dari proyek yang dikerjakan, mengalami keterlambatan, sedangkan realisasi fisik dilapangan bahkan sudah diatas 70 persen. Bahkan untuk proyek pada dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kupang, khususnya infrastruktur jalan, rata-rata realisasi fisiknya sudah diatas 90 persen, tinggal menunggu finishingnya saja.

“Kalau semua proyek tidak ada masalah. Yang mungkin ada kendala cuma pada pembangunan rumah jabatan pimpinan DPRD Kota Kupang. Pembangunan tiga rujab pimpinan DPRD diperkirakan baru kelar tahun depan karena pekerjaan awalnya mengalami keterlambatan,” ujar Walikota.