Jelajah Sepeda Flores-Timor Finish di Kabupaten Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 12 hari yang memulai star dari Flores, event jelajah sepeda Flores-Timor yang digelar oleh Kompas masuk finish di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Bupati Belu ketika menjemput peserta jelajah sepeda Flores-Timor di Motadik perbatasan TTU-Belu, bersama pimpinan Forkompinda Belu ikut ambil bagian dalam bersepeda menuju ke pintu Mota’ain-Batugade (Timor Leste) selanjutnya menuju Kota Atambua.

Memasuki finish di lapangan umum, Selasa (23/8/2016) malam sekira pukul 18.15 wita, peserta jelajah sepeda disambut secara meriah dengan tarian tebe suku Kemaq yang dibawakan sanggar pelajar SMA III Haliwen.

Pemred Kompas Budiman Tanurejo dalam sambutan mengatakan, acara ini sungguh berarti bagi kompas dan kita menyaksikan pemandangan Flores-Timor. Perbatasan Mota’ain salah satu titik penjelajah sepeda dan sangat menyentuh.

“Perjalanan hampir 12 hari menunjukan keramatamahan warga di Flores dan Timor. Kami bukan saja menjelajahi, tapi juga ingin sampaikan bagaiman kondisi budaya dan keramatamahan warga,” ujar dia.

Lanjut Budiman, dalam event itu juga Kompas melakukan aksi bhakti sosial dimana memberikan bantuan operasi katarak bagi masyarakat penderita. Terimakasih kepada pihak sponsor Bank Mandiri, Lippo, Siloam, Aqua dan JNE.

“Pak Gubernur inginkan agar kegiatan ini menjadi agenda tahunan. Ini wujud komitmen Kompas untuk kenalkan potensi wisata yang ada di wilayah Belu ke daerah luar,” sebut dia.

Sponsor Bank Indonesia Ary M. Manoppo menyampaikan sangat berterimaksih karena diberikan kesempatan untuk terlibat dalam jelajah sepeda dalam berperan perjalanan kompas untuk merajut dari Flores ke Timor.

“Kami Bank Mandiri akan terus ikut di dalam upaya pembangunan bangsa Indonesia,” ungkap dia.

Sementara itu Bupati Belu Willy Lay menyampaikan terimakasih kepada pihak Kompas yang berinisiatif melaksanakan jelajah sepeda Flores-Timor. “Event ini sangat positif, karena ini memperkenalkan potensi wisata kami di perbatasan Belu ke daerah lain,” ucap dia.

“Peserta jelajah sepeda jangan bosan dengan kondisi tanah Timor. Impian saya tahun depan bersepeda border to border, dari TTU, Malaka dan Belu, sehingga kami yang menjaga kedaulatan negara dan kesatuan bisa lebih dikenal di luar Indonesia,” sambung Lay.

Puncak kegiatan jelajah sepeda Flores-Timor ditandai dengan pemberian medali kepada 50 peserta jelajah sepeda Flores-Timor oleh Pemred Kompas, Bupati Belu dan Pihak Bank Mandiri selanjutnya ditutup denga foto bersama.