Polda NTT Lidik Penyelundup Tujuh Warga Negara Asing

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinneow.com – Subdit Gakkum Ditpolair Polda NTT terus berkoordinasi dengan Satgas People Smuggling Polda NTT yang melidik para pelaku penyeludupan tujuh WNA asal China tanpa paspor yang hendak mencari suaka ke Selandia Baru.

Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda NTT, AKBP Wahyudi sampaikan ini kepada wartawan di kantornya, Sabtu (23/6/2018).

Wahyudi mengatakan, pelaku penyelupan orang asing asal Kota Beijing tersebut adalah nakhoda dan ABK kapal yang telah melarikan diri sesaat sebelum diamankan personel Ditpolair menggunakan kapal patroli di sekitar perairan Tablolong, Kecamatan Kupang Barat.

“Ketiga pelaku yang adalah kru kapal diduga melompat ke laut dan melarikan diri sebelum kami tiba dan mengamankan tujuh WNA bersama kapal bernama Kusum,” kata Wahyudi didampingi Januarius Hutagaol dari Bidang Humas Polda NTT.

Dia menjelaskan, setelah para WNA tersebut dievakuasi bersama kapalnya ke Mako Ditpolair di Bolok, penyidik Subdit Gakkum langsung melakukan interogasi dan identifikasi, selanjutnya diserahkan ke Kantor Imigrasi (Kanim) Klas 1 Kupang.

Sementara kapal bernama Kusum yang diketahui adalah pemberian polisi perairan Australia kepada WNA China untuk kembali ke wilayah Indonesia, diamankan di dermaga Mako Ditpolair.

“Kapal kita amankan sebagai barang bukti. Sambil menunggu proses hukum di Satgas People Smuggling. Apakah disita untuk negara atau dimusnahkan nanti kita tunggu proses hukumnya di Satgas People Smuggling dan tentunya melalui proses persidangan dan keputusan Pengadilan,” papar Wahyudi.