Walikota Kupang Tolak Penghargaan Bodong
Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Walikota Kupang, menolak penghargaan yang akan diberikan kepada Pemerintah Kota Kupang, sebagai pemerintahan dengan pengelolaan keuangan terbaik oleh salah satu lembaga yang mengatasnamakan salah satu Universitas ternama di Indonesia. Alasan penolakan menerima penghargaan itu, karena menurut Walikota, Pemerintah Kota Kupang tidak pantas mendapat penghargaan tersebut.
“Bagaimana pemerintah bisa mendapat penghargaan itu, sementara pemantauan saya pengelolaan keuangan kita amburadul. Beberapa pejabat sudah menyampaikan kepada saya untuk pergi menerima penghargaan itu, tapi saya melarang mereka untuk pergi menerima penghargaan tersebut,” kata Jefri.
Menurutnya, awalnya dirinya sudah menyetujui ketika disampaikan bahwa pemerintah Kota Kupang akan mendapat penghargaan, namun ketika dirinya membaca soal penghargaan yang akan diterima, terus ditambah pemerintah Kota Kupang harus memberikan kontribusi berupa uang untuk mendapat penghargaan tersebut, maka dirinya memutuskan untuk menolak penghargaan tersebut.
Baca juga : Walikota Janji Perhatikan Upah Guru Honor
“Ini penghargaan bodong. Masa kami harus memberikan kontribusi baru dapat penghargaan. Yang jelas ini penghargaan abal-abal dan selaku Walikota yang memimpin daerah ini, jelas saya menolaknya.” Kata Jefri.
Menurut Walikota, dirinya baru akan menerima penghargaan, jika penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian yang akurat berdasarkan kinerja yang baik dari pemerintah Kota Kupang, serta tidak disertai embel-embel lain, termasuk kontribusi berupa uang.

