Diduga Tenggelam, Stefanus Ditemukan Tewas di Kolam

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Stefanus (20) warga Desa Lolowano, Kecamatan Tana Righu, Kabupaten Sumba Barat ditemukan tak bernyawa lagi di dasar Kolam Mata Air Laori Wailangita, Kelurahan Komerda, Kecamatan Waikabubak, Sumba Barat, Selasa (23/5/2017).

Kabid Humas Polda NTT, AKBP Jules Abraham Abast menyebutkan, Stefanus ditemukan oleh tiga orang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang hendak berenang di lokasi tersebut. Kuat dugaan Stefanus tenggelam saat berenang di kolam tersebut.

Menurut Jules, kejadian tersebut bermula ketika Stefanus disuruh oleh pamannya untuk menggiling padi ditempat penggilingan, dan setelah pulang dari tempat penggilingan padi, Stefanus pergi (keluar rumah) tanpa pamit.

Sekitar pukul 11.00 Wita, 3 (tiga) orang anak yang merupakan pelajar SMP Kristen Waikabubak masing-masing berinisial YR, Y dan S pergi ke Mata Air Kaori untuk berenang kebetulan tempat tersebut tidak jauh dari sekolah mereka.

Sesampainya ketiga anak tersebut di Mata Air Kaori, mereka melihat ada sesosok mayat laki-laki yang tenggelam di dasar kolam dalam keadaan tidak mengenakan pakaian atau telanjang.

Baca : Informasi dan Komunikasi, Berpotensi Jadi Primadona Perekonomian Masa Depan

Melihat kejadian tersebut, ketiga murid SMP itu kemudian memberitahu Dominggus Mahari, selanjutnya Dominggus Mahari langsung melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sumba Barat.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, anggota SPKT bersama Satuan Reskrim sigap menuju TKP dan dengan bantuan masyarakat setempat langsung melakukan evakuasi korban.

“Jenazah korban kemudian dilarikan ke RSUD Waikabubak untuk dilakukan Visum Et Repertum oleh pihak medis,” terang Jules.