PLN UIW NTT Perluas Akses Pasar UMKM, 38 Produk Lokal Dipasarkan Secara Offline dan Digital
Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program pembinaan yang mencakup pelatihan, pendampingan usaha, hingga perluasan akses pemasaran bagi pelaku UMKM di wilayah NTT.
Melalui program tersebut, PLN berupaya meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha agar mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan PLN UIW NTT adalah menghadirkan HUP UMKM PLN, sebuah pusat promosi dan pemasaran produk UMKM yang berlokasi di kawasan perkantoran PLN UIW NTT, Kota Kupang. Fasilitas ini menjadi wadah bagi pelaku usaha binaan PLN untuk memasarkan berbagai produk unggulan daerah, mulai dari kuliner, kopi lokal, kerajinan tangan, hingga suvenir khas Nusa Tenggara Timur.
“HUP UMKM PLN ini diinisiasi untuk mendukung pengembangan UMKM di Kota Kupang. Saat ini terdapat 38 UMKM yang telah bergabung dan memasarkan produknya melalui fasilitas ini,” ujar Taufiq saat kegiatan Media Gathering PLN UIW NTT di Kupang, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, produk-produk yang dipasarkan tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi sarana promosi budaya dan kearifan lokal NTT kepada masyarakat yang lebih luas.
Taufiq berharap keberadaan HUP UMKM PLN dapat menjadi jembatan bagi para pelaku usaha untuk menjangkau pasar yang lebih besar dan meningkatkan pendapatan mereka.
“Melalui HUP UMKM PLN, kami ingin membantu memperluas pasar produk-produk UMKM NTT sehingga dapat berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan para pelaku usaha,” katanya.
Selain menyediakan ruang pemasaran, PLN juga memberikan pendampingan kepada UMKM yang bergabung melalui fasilitator khusus. Program kemitraan ini terbuka bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan kapasitas bisnisnya melalui pelatihan dan pembinaan berkelanjutan.
Taufiq menjelaskan, setiap UMKM yang mendaftar akan melalui proses seleksi berdasarkan jenis produk yang dihasilkan. Langkah ini dilakukan agar strategi pemasaran yang diterapkan dapat lebih tepat sasaran dan efektif.
Untuk memperluas jangkauan pasar, PLN tidak hanya memfasilitasi pemasaran secara langsung melalui HUP UMKM PLN, tetapi juga mengikutsertakan pelaku usaha dalam berbagai pameran serta memasarkan produk secara digital melalui platform daring.
“Dengan dukungan promosi offline dan online, kami berharap produk-produk lokal NTT semakin dikenal, memiliki daya saing yang lebih baik, dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” pungkasnya.

