Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda

Bagikan Artikel ini

Sidoarjo, NTTOnlinenow.com – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur & NTT, terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan pendidikan vokasi melalui pembinaan SMK TSM Honda. Salah satu capaian penting dari program ini adalah bertambahnya jumlah Tempat Uji Kompetensi (TUK) Astra Honda yang kini mencapai 17 sekolah di wilayah binaan.

Tempat Uji Kompetensi (TUK) Astra Honda merupakan bagian dari implementasi kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Honda berstandar A+. Sekolah yang berstatus TUK tidak hanya berfungsi sebagai institusi pendidikan, tetapi juga menjadi pusat pengujian kompetensi yang mengacu pada standar industri otomotif Honda.

Fasilitas TUK dilengkapi dengan sarana dan prasarana berstandar industri, mulai dari ruang praktik, laboratorium, unit sepeda motor Honda, tools dan equipment, hingga dukungan tenaga pengajar bersertifikasi. Seluruh elemen tersebut dirancang untuk memastikan proses pembelajaran dan pengujian kompetensi siswa berjalan sesuai kebutuhan dunia industri.

Selain sebagai tempat pelaksanaan uji kompetensi siswa, TUK juga memiliki peran strategis sebagai pusat sertifikasi guru serta pengembangan kompetensi berkelanjutan bagi SMK binaan Honda, sehingga kualitas pengajaran dapat terus mengikuti perkembangan teknologi sepeda motor.

Saat ini, MPM Honda Jatim telah membina 100 SMK TSM Honda yang tersebar di wilayah Jawa Timur dan NTT. Dari jumlah tersebut, 17 sekolah telah berstatus TUK Astra Honda, yaitu SMK PGRI 2 Ponorogo, SMK Turen Kabupaten Malang, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Kabupaten Malang, SMK Muhammadiyah 2 Genteng Kabupaten Banyuwangi, SMKN 1 Baureno Bojonegoro, SMK Islam Krembung, SMKN 1 Mojokerto, SMK Al Huda Kediri, SMKN 1 Mejayan, SMKN 1 Bendo Magetan, SMK Negeri 12 Malang, SMKN 1 Geger Madiun, SMKN 1 Jatirejo, SMKN 2 Kraksaan Probolinggo, SMK Krian 2 Sidoarjo, SMKN 5 Surabaya, dan SMK Islam 1 Blitar.

Technical Service Division Head MPM Honda Jatim, M. Bondan Priyoadi menyampaikan bahwa penguatan TUK merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam mencetak lulusan vokasi yang kompeten dan siap kerja.

“Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, kami berharap keberadaan TUK Astra Honda dapat terus menjadi sarana peningkatan kompetensi siswa dan guru SMK melalui pengalaman praktik berstandar industri, sehingga mampu mencetak SDM yang siap menghadapi perkembangan industri otomotif serta tuntutan kualitas layanan kepada konsumen yang terus berkembang,” ujar Bondan.

Melalui program pembinaan SMK TSM Honda, MPM Honda Jatim bersama PT Astra Honda Motor secara konsisten memperkuat implementasi kurikulum berbasis industri, teaching factory (TEFA), praktik kerja industri, serta pelatihan dan sertifikasi guru. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam membangun ekosistem vokasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi di sektor otomotif roda dua.(*)