Mendagri Sebut Indonesia Sedang Hadapi Empat Tantangan Serius
Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan saat ini Indonesia sedang menghadapi empat masalah sebagai tantangan yang serius. Empat masalah yang dimaksud yakni radikalisme, narkoba, korupsi, dan ketimpangan sosial.
“Empat hal itu menjadi tantangan serius bagi bangsa ini,” kata Tjahjo dalam Rapat Kerja Gubernur bersama unsur Forkopimda Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama para bupati/walikota di Kupang, Jumat (29/7).
Sebanyak 69 anggota ISIS yang terdeteksi di Indonesia. Dari 69 itu, 48 diantaranya bermukim di Solo, Jawa Tengah. Selain itu, ratusan warga diberangkatkan ke luar negeri untuk mengikuti pendidikan ISIS.
Selain radikalisme, masalah narkoba menjadi tantangan berat bagi bangsa ini. Untuk merehabilitasi 100 orang yang mengonsumsi narkoba, maka dibutuhkan anggaran sebesar Rp 1 triliun. Karena itu, dibutuhkan koordinasi semua pihak untuk membasmi narkoba.
Dia menyampaikan, masalah lain yang cukup mengganggu bangsa ini adalah korupsi, oleh karena itu pengelolaan anggaran harus diperhatikan agar tidak keluar dari regulasi yang ada.
Secara umum, area rawan korupsi dalam pengelolaan keuangan meliputi penyusunan anggaran, pajak retribusi daerah (penerimaan daerah), pengadaan barang dan jasa, belanja hibah dan dana Bantuan Sosial (Bansos), serta belanja perjalanan dinas.
Dikatakan, NTT lolos dari area rawan korupsi target Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Provinsi yang masuk area rawan korupsi adalah Aceh, Sumatara Utara, Riau, Banten, Papua, dan Papua Barat.
Dia menambahkan, persoalan lain yang juga menjadi tantangan bangsa ini adalah ketimpangan sosial. Diharapkan adanya kesiapan pembangunan yang terpadu dan ketersediaan anggaran untuk pembanguan yang bermutu.
“Presiden berharap ada revolusi peraturan daerah. Hal ini sangat penting karena Indonesia adalah negara hukum,” katanya.

