KASAD Ingatkan Anggota Bijak Gunakan Medsos dan Jaga Netralitas TNI
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyampaikan terima kasih yang tulus serta penghargaan yang setinggi-tinginya atas kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan oleh seluruh prajurit dan PNS Angkatan Darat, karena sepanjang tahun 2022 yang lalu, berbagai tugas yang diamanatkan oleh negara, telah dapat kita selesaikan dengan baik.
Demikian KASAD Dudung dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Dandim 1605/Belu Letkol Arh Suhardi dalam upacara bendera tujuh belasan setiap bulan di Lapangan Apel Makodim 1605/Belu perbatasan RI-RDTL, Jumat (17/02/2023).
Menurut dia, di tahun 2022 berbagai tugas seperti pengamanan perbatasan, penanggulangan bencana alam, termasuk penanganan masalah stunting dan ketahanan pangan, serta tugas tugas perbantuan lainnya, telah menjadi bukti nyata pengabdian TNI AD kepada bangsa dan negara.
“Pencapaian ini tentu harus dapat kita pertahankan dan tingkatkan di tahun ini, karena berbagai agenda tugas yang bersifat nasional maupun internasional juga menuntut kesiapan TNI AD di tahun 2023 ini,” ujar dia.
Meski banyak prestasi yang berhasil ditorehkan TNI AD pada tahun lalu, namun demikian masih terdapat berbagai kekurangan yang harus segera diperbaiki yaitu, masih adanya berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit maupun PNS TNI AD. Hal ini harus menjadi introspeksi kita bersama agar tidak terulang di masa mendatang.
“Kepada seluruh Prajurit dan PNS beserta keluarganya, agar bijak dalam menggunakan media sosial, saring informasi yang diterima sebelum sharing kepada teman maupun keluarga,” pesan KASAD.
Lanjut dia, di tahun 2023 ini akan memasuki tahun politik dan menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Kita dibayang-bayangi oleh kekhawatiran akan terjadinya polarisasi masyarakat pendukung pasangan capres seperti terjadi pada Pilpres 2019 dan sebelumnya, yang mengancam persatuan dan kesatuan NKRI.
“Karena itu, saya minta jajaran TNI AD tetap menjaga Netralitas saat pelaksanaan tugas dalam menghadapi tahun politik 2024, sebagaimana perintah dari Presiden maupun Panglima TNI,” tegas KASAD.
Dituturkan, yang perlu diwaspadai saat ini adalah fenomena bencana alam seperti banjir, gempa dan tanah longsor. Karena hal itu dapat mengakibatkan kerusakan pada sektor ekonomi, sosial dan lingkungan.
Tidak saja itu, kerusakan infrastruktur juga dapat mengganggu aktivitas sosial, korban jiwa, kerusakan ekosistem dan hilangnya tempat tinggal. Hal ini akan berdampak pada krisis ketahanan pangan, krisis air dan meningginya permasalahan stunting.
“Karena itu program-program yang sudah kita jalankan untuk memberikan bantuan kepada pemerintah daerah melalui perbantuan penanggulangan bencana alam, mengatasi konflik komunal, percepatan pembangunan, pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat harus dipertahankan dan ditingkatkan,” pinta KASAD.

