Jonas Salean Kembali Menjabat Walikota Kupang
Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Setelah menjalani Masa Cuti Kampanye untuk Pemilihan walikota (Pilwalkot) Kupang, Walikota Kupang, Jonas Salean bersama wakil walikota Kupang, Hermanus Man kembali menjabat sebagai walikota dan Wakil Walikota Kupang. Aktifnya Jonas Salean dan Hermanus Man, sebagai Walikota dan wakil ditandai dengan serah terima jabatan dari Plt walikota Kupang, kepada Walikota dan Wakil Walikota definitif yang baru habis masa Jabatanya pada Agustus 2017 mendatang.
Acara serah Terima Jabatan itu berlangsung di Lantai I Balai Kota Kupang, Sabtu (11/2/2017), yang dilakukan Asisten III, Setda Provinsi NTT, Benediktus Polo Mahing, kepada Jonas Salean dan Hermanus Man.
Acara serah Terima Jabatan itu dihadiri sejumlah Pimpinan SKPD, dari Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, Kota Kupang, beserta sejumlah Forkopimda.
Usai acara serahterima Jabatan Walikota Kupang, mantan Plt Walikota Kupang, Johana Lisapaly dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh SKPD di Lingkup pemerintah Kota Kupang dan DPRD Kota Kupang yang telah membantunya menjalankan roda pemerintahan Kota Kupang selama empat Bulan.
Diakui dirinya belum berpengalaman dalam memimpin sebuah daerah, terutama Kota Kupang, yang merupakan ibukota dari Provinsi NTT, namun berkat kerja sama yang baik. Amanah yang diberikan kepada dirinya mampu dijalankan dengan baik.
Baca : Hari ini, Petinggi DPP PDIP dan Bupati Toraja Jadi Jurkam Paket Sahabat
“Ada bebeapa tugas penting seperti mengurus APBD tahun 2017, pembentukan OPD baru dan mutasi pejabat. Semua itu mampu saya jalankan dengan baik berkat dukungan semua pihak,” ujarnya.
Sementara itu Walikota Kupang, Jonas Salean dalam sambutannya mengaku, dirinya sudah kembali menjalankan roda pemerintahan di Kota Kupang bersama Wakil Walikota Hermanus Man. Diakui ada semacam keganjilan pasca menjalani cuti masa kampanye dalam pecalonan kepala daerah, karena rutinitasnya berubah.
“Kalau selama masa cuti saya biasa bangun siang dan aktifitas kampanye mulai dilakukan sore hari. Tetapi setelah kembali menjabat sebagai Walikota, saya harus bangun pagi dan menjalani rutinitas di pagi hari,” Ujarnya
Pada kesempatan juga juga membantah bahwa dua kali mutasi pejabat eselon II, III, IV di Lingkup Pemerintah Kota Kupang, dirinya menjadi aktor utama untuk penentuan pejabat. Semua pejabat yang dipilih dan dilantik semua kewenangannya ada pada baperjakat dan Plt yang mengusulkan nama-nama pejabat kemudian disetujui oleh Kementerian.
“Selama saya cuti, saya berhubungan dengan Plt. Walikota hanya sebanyak tiga kali. Itupun yang dibicarakan bukan soal mutasi pejabat. Yang pertama ketika hari raya natal dan tahun baru, kemudia saya mengucapkan selamat Ulang Tahun kepada Ibu Plt, ketika beliau berulangtahun pada 7 Januari lalu. Selebihnya saya tidak pernah berhubungan dengan Plt Walikota apalagi soal mutasi,” ujarnya.

