Berkunjung ke PLBN Mota’ain, Akbar Tandjung Masuk Terus ke PLBN Batugade-Timor Leste

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tandjung berkunjung ke PLBN Mota’ain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Timor Barat, Rabu (27/2/2019).

Akbar Tandjung didampingi Ketua DPD I Golkar NTT, Melki Laka Lena, Ketua DPD II Belu, Jefri Nahak tiba di PLBN Mota’ain disambut oleh petugas lintas sektor. Akbar Tandjung masuk ke Gedung PLBN didampingi petugas BNPP.

Selanjutnya Mantan Ketua DPR RI era 1999-2004 itu langsung menuju ke pintu pelintas utama. Setiba di pos pintu batas, Akbar Tandjung mendekati pilar batas negara yang terletak di pintu keluar masuk antar Negara itu.

Tidak saja itu, Akbar Tandjung juga masuk ke wilayah Timor Leste. Persis di tugu Pos Lintas Timor Leste Akbar Tanjung menggambil sikap berdoa di depan pusara batu. Selesai itu menuju ke ruangan gedung Pos Batas Timor Leste dan disambut petugas lintas sektor di Pos itu.

Dalam ruangan itu Akbar Tandjung melihat peta Timor yang terpampang pada dinding. Peta Pulau Timor itu lengkap dengan batas wilayah Negara Indonesia dengan Timor Leste yang mana bekas Propinsi ke-27 Timor-Timur.

Secara teliti Akbar Tandjung mengamati peta Timor Barat dan Timor Leste tanpa berkomentar. Nampak sesekali Akbar saat seorang Kader Golkar Belu memberikan penjelasan singkat terkait batas kedua wilayah Negara tersebut.

Akbar Tandjung di sela-sela kunjungan itu kepada media mengaku, dirinya sangat bangga dengan pembangunan yang berkembang pesat di era Kepemimpinan Jokowi di wilayah Indonesia khususnya di daerah perbatasan Belu.

Akui Politis Partai Golkar itu, bahwa dalam kurun waktu 10 tahun terakhir telah terjadi banyak perubahan kemajuan dalam bidang infrastruktur. Karena itu apresiasi untuk Pemerintah Jokowi-Kalla.

Setelah itu, rombongan Akbar Tandjung langsung bertolak ke bendungan Rotiklot melewati jalur pesisir Pantai Atapupu. Akbar Tandjung sangat kagum dengan megahnya bendungan Rotiklot yang pembangunannya menelan anggaran 400 miliar lebih.

Bendungan merupakan bagian dari infrastruktur yang manfaatnya sangat besar bagi kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan Belu dan daerah tetangga dan b bendungan ini megah sekali.

“Tadinya dengar nama bendungan saya pikir nama sejenis roti. Ternyata sebuah bendungan yang indah. Saya lihat banyak perubahan di wilayah NTT terutama dari segi infrastruktur di perbatasan,” akui Tandjung.

Dikisahkan, lantaran ada banyak perubahan pembangunan di hampir setiap daerah termasuk perbatasan, setiap kali dirinya berkunjung di beberapa tempat, masyarakat selalu menunjukkan angka satu sembari acungkan jari telunjuk.

“Saya melintas di beberapa daerah masyarakat tunjukan angka satu. Satu itu apa tanya saya dan jawab mereka Jokowi satu periode lagi,” tutur Tandjung disambut tawa awak media dan pengurus partai Golkar saat diwawancarai.

Ditambahkan, Partai Golkar adalah salah satu parti pendukung Jokowi sehingga dengan melihat hasil kerja yang ada diperbatasan. Partai Golkar akan terus fokus mengkonsolidasikan kekuatan Partai dari tingkat Pusat hingga Kabupaten bahkan akar-akar guna mendulang suara pada Pemilu 2019 mendatang.